Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pasien DB di Tabanan Meningkat

Senin, 18 Februari 2008, 18:00 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Pasien deman berdarah (DB) di 'bumi lumbung beras' Tabanan semakin bertambah. Ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya jumlah pasien DB yang dirawat di BRSUD Tabanan, yang hingga bulan Februari ini mencapai 96 pasien.

“Dari 96 pasien, 75 dinyatakan positif sisanya masih suspect. Dari 75 orang pasien yang positif 57 sudah boleh pulang, sedangkan sisanya 18 orang harus menjalani perawatan di BRSUD Tabanan” jelas Kepala Bidang Pelayanan BRSUD Tabanan, Dr. Agus Bintang, M.Kes seijin Dirut BRSUD Tabanan, Dr. Gde Patra Jaya, M. Kes, Senin (18/2).

Dikatakannya, pasien DB bulan ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan lalu atau dibandingkan pada bulan yang sama tahun lalu. Dari data yang ada pada tahun 2007 untuk bulan Januari terdapat 19 kasus DB yang positif. Sedangkan tahun ini mencapai 83 pasein positif DB.

Pada bulan Februari tahun lalu, yang positif DB mencapai 49 orang, sedangkan untuk tahun ini sejak awal Februari hingga hari ini, Senin (18/2) yang sudah positif mencapai 75 orang.

“Kini pasien yang dirawat tinggal 18 orang, sedangkan sisanya sudah diperbolehkan pulang,” jelas Bintang seraya memprediksi pasien mungkin bisa bertambah mengingat musim hujan masih berlangsung.

Upaya antisipasi telah dilakukan pihaknya dalam menanggulangi DB di Tabanan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tabanan.“Kita sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan berbagai upaya pencegahan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, Dr I Ketut Sumiarta M,kes ketika dikonfirmasi terkait meningkatnya DB di Tabanan mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan. Diantaranya melakuan fogging ke daerah-daerah yang terdindikasi sebagai kantong-kantog DB.

Pihaknya juga melakukan penyuluhan kesehatan mengenai DB baik ke puskesmas maupun ke sekolah-sekolah. ”Kita juga telah menyebar bubuk abate ke daerah yang terindikasi DB,” jelasnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami