Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 17 Mei 2026
Pasutri Asal Jepang Tewas, Polisi : Pelakunya Lebih dari Satu
Rabu, 6 September 2017,
21:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Jimbaran. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menegaskan, kasus tewasnya pasutri asal Jepang, Matsuba Norio (73) dan Matsuba Hiriko (70) diperkirakan dilakukan oleh orang dekat atau orang yang dikenal, dan diperkirakan lebih dari satu.
Hal itu dijelaskan Kapolresta saat berkunjung ke Polsek Denpasar Barat, Rabu (6/9). Mantan Kapolres Gianyar ini menerangkan, penyelidikan kasus tewasnya pasutri di rumah kontrakan di Perumahan Puri Gading II Blok F1 nomor 6, Jimbaran, Kuta Selatan, sudah memasuki hari ketiga. Penyelidikan terhadap kasus ini masih terus berjalan dengan memeriksa saksi-saksi yang kini berjumlah 10 orang.
“Kami telah membentuk tim khusus menyelidiki kasus ini. Ada 10 saksi yang sudah kami periksa, diantaranya pembantu rumah tangga, anak angkat angkat korban dan satpam dilokasi. Pemeriksaan saksi belum ada yang mengarah ke pelaku,” ujar Kombes Hadi.
Dalam pemantauan CCTV di seputaran Perumahan Puri Gading, Jimbaran, Kombes Hadi mengatakan sudah mengeceknya. Namun hasil rekaman CCTV sangat jauh dan sulit mengetahui kejadian di rumah pasutri Jepang tersebut. Ketika ditanya soal apakah ada barang korban yang hilang, perwira menengah melati tiga ini belum berkomentar banyak.
Dia mengatakan saat ini barang milik korban masih di data. Agar lebih detail barang apa saja yang hilang, pihaknya masih memeriksa keterangan dari saksi Ahmad Salam, anak angkat korban.
“Ada anak angkat korban akan kami jadikan saksi, untuk mencari tau barang apa saja yang hilang milik korban. Kami juga sudah memanggil keluarga korban dari Jepang,” sebutnya.
Kombes Hadi menerangkan, kematian pasutri asal Negara Sakura itu diduga dilakukan oleh orang dekat atau yang orang dikenal korban. Hal ini mengacu, peristiwa tersebut terjadi pada siang hari ditengah masyarakat sedang beraktifitas.
“Saya kira orang-orang dekat dengan korban, lebih dari satu,” ujarnya.
Sejauh ini, kata Kombes Hadi, pihaknya masih menunggu hasil forensic untuk mengetahui penyebab tewasnya korban dan dengan menggunakan apa pelaku membakar kamar hingga menewaskan pasutri tersebut.
“Diduga ada unsur criminal dan kami masih menunggu hasil dari Forensik, tandasnya.[bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1496 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1129 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 975 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 862 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026