Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 8 Agustus 2026
Pelaku Usaha Retail Modern Menilai Perda Pelarangan Kantong Plastik Memberatkan
Sabtu, 15 Desember 2018,
09:08 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Aturan pemerintah daerah yang akan melarang penggunaan kantung plastik di toko retail modern dinilai berat dari sudut pandang bisnis Karena, saat ini tipikal konsumen masih, dan sangat membutuhkan kantong plastik saat berbelanja.
[pilihan-redaksi]
Branch Manager Alfamart Bali, Kristanto Inwahyudi mengatakan jika seandainya penggunaan kantung plastik sampai dilarang tentu hal tersebut menjadi kekhawatiran karena juga akan berimbas pada daya beli konsumen yang ikut menurun juga.
Branch Manager Alfamart Bali, Kristanto Inwahyudi mengatakan jika seandainya penggunaan kantung plastik sampai dilarang tentu hal tersebut menjadi kekhawatiran karena juga akan berimbas pada daya beli konsumen yang ikut menurun juga.
"Selain itu, kami juga akan khawatir akan menyebabkan daya beli konsumen akan ikut menurun," ujarnya, Jumat (14/12).
Selain itu, menurutnya para konsumen akan mengalami kesulitan saat membawa barang belanjaan, terutama konsumen yang mengendari sepeda motor. "Memang konsumen yang membawa mobil tidak akan ada masalah, tetapi bagi konsumen yang membawa sepeda motor tentu akan mengalami kesulitan dalam membawa barang belanjaannya, mengingat 70 persen konsumennya retail kami membawa sepeda motor pada saat berbelanja," ucapnya.
[pilihan-redaksi2]
Inwahyudi menambahkan untuk rencana yang kemungkinan akan dilakukan pihaknya kedepan, yaitu siap-siap mencari penganti dari tas berbahan plastik dengan lebih memilih bahan lebih ramah lingkungan. Tentunya, kata dia, tas itu juga dengan memperhatikan juga agar tidak sampai membebani para konsumen.
Inwahyudi menambahkan untuk rencana yang kemungkinan akan dilakukan pihaknya kedepan, yaitu siap-siap mencari penganti dari tas berbahan plastik dengan lebih memilih bahan lebih ramah lingkungan. Tentunya, kata dia, tas itu juga dengan memperhatikan juga agar tidak sampai membebani para konsumen.
"Misalnya, contoh tas go green yang telah kami miliki saat ini. Meski demikian, maka kami akan tetap mengusahakan mencari produk tersebut nantinya di daerah Bali terlebih dahulu. Jika seandainya sudah ada tas yang lebih ramah lingkungan lagi di Bali," pungkasnya. (bbn/aga/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4327 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1461 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 956 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 889 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026