Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 19 Mei 2026
Pelaku Usaha Retail Modern Menilai Perda Pelarangan Kantong Plastik Memberatkan
Sabtu, 15 Desember 2018,
09:08 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Aturan pemerintah daerah yang akan melarang penggunaan kantung plastik di toko retail modern dinilai berat dari sudut pandang bisnis Karena, saat ini tipikal konsumen masih, dan sangat membutuhkan kantong plastik saat berbelanja.
[pilihan-redaksi]
Branch Manager Alfamart Bali, Kristanto Inwahyudi mengatakan jika seandainya penggunaan kantung plastik sampai dilarang tentu hal tersebut menjadi kekhawatiran karena juga akan berimbas pada daya beli konsumen yang ikut menurun juga.
Branch Manager Alfamart Bali, Kristanto Inwahyudi mengatakan jika seandainya penggunaan kantung plastik sampai dilarang tentu hal tersebut menjadi kekhawatiran karena juga akan berimbas pada daya beli konsumen yang ikut menurun juga.
"Selain itu, kami juga akan khawatir akan menyebabkan daya beli konsumen akan ikut menurun," ujarnya, Jumat (14/12).
Selain itu, menurutnya para konsumen akan mengalami kesulitan saat membawa barang belanjaan, terutama konsumen yang mengendari sepeda motor. "Memang konsumen yang membawa mobil tidak akan ada masalah, tetapi bagi konsumen yang membawa sepeda motor tentu akan mengalami kesulitan dalam membawa barang belanjaannya, mengingat 70 persen konsumennya retail kami membawa sepeda motor pada saat berbelanja," ucapnya.
[pilihan-redaksi2]
Inwahyudi menambahkan untuk rencana yang kemungkinan akan dilakukan pihaknya kedepan, yaitu siap-siap mencari penganti dari tas berbahan plastik dengan lebih memilih bahan lebih ramah lingkungan. Tentunya, kata dia, tas itu juga dengan memperhatikan juga agar tidak sampai membebani para konsumen.
Inwahyudi menambahkan untuk rencana yang kemungkinan akan dilakukan pihaknya kedepan, yaitu siap-siap mencari penganti dari tas berbahan plastik dengan lebih memilih bahan lebih ramah lingkungan. Tentunya, kata dia, tas itu juga dengan memperhatikan juga agar tidak sampai membebani para konsumen.
"Misalnya, contoh tas go green yang telah kami miliki saat ini. Meski demikian, maka kami akan tetap mengusahakan mencari produk tersebut nantinya di daerah Bali terlebih dahulu. Jika seandainya sudah ada tas yang lebih ramah lingkungan lagi di Bali," pungkasnya. (bbn/aga/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1612 Kali
02
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1549 Kali
03
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1218 Kali
04
05
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1062 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026