Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 11 Mei 2026
Pemerintah Siapkan Strategi Sosial Budaya
Nusa Dua
Senin, 3 Agustus 2009,
19:11 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah menyiapkan strategi Sosial Budaya sebagai upaya aplikasi dari kesetaraan gender di Indonesia. Strategi Sosial Budaya ini merupakan bentuk penerapan kesetaraan gender di Indonesia melalui pelibatan tokoh adat dan tokoh agama di Masyarakat.
Strategi sosial budaya ini juga dilakukan melalui pendekatan kearifan lokal yang terdapat di masyarakat Indonesia. Apalagi tiap daerah di Indonesia memiliki kearifan lokal masing-masing.
Deputi Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan Setyawati Arifin pada keteranganya di Nusa Dua (3/8) menyatakan penerapan strategi ini untuk mendorong kesetaraan gender ditengah kemandekan akibat hambatan budaya patrilinial di Indonesia.
â€Ujung-ujungnya karena budaya patriaki yang masih sangat kental, tentu kami berusaha keras untuk mengubah pola pikir , memang tidak semudah membalik telapak tangan , tetapi bisa karena sosial budaya bukan dogma agama,†ujar Setyawati Arifin.
Setyawati Arifin mengakui cukup sulit untuk mengubah pola pikir masyarakat kelas bawah tanpa melibatkan tokoh agama atau tokoh masyarakat. Padahal pada tingkat tersebut diskriminasi terhadap perempuan sering terjadi baik dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga bidang politik.(mlt)
Strategi sosial budaya ini juga dilakukan melalui pendekatan kearifan lokal yang terdapat di masyarakat Indonesia. Apalagi tiap daerah di Indonesia memiliki kearifan lokal masing-masing.
Deputi Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan Setyawati Arifin pada keteranganya di Nusa Dua (3/8) menyatakan penerapan strategi ini untuk mendorong kesetaraan gender ditengah kemandekan akibat hambatan budaya patrilinial di Indonesia.
â€Ujung-ujungnya karena budaya patriaki yang masih sangat kental, tentu kami berusaha keras untuk mengubah pola pikir , memang tidak semudah membalik telapak tangan , tetapi bisa karena sosial budaya bukan dogma agama,†ujar Setyawati Arifin.
Setyawati Arifin mengakui cukup sulit untuk mengubah pola pikir masyarakat kelas bawah tanpa melibatkan tokoh agama atau tokoh masyarakat. Padahal pada tingkat tersebut diskriminasi terhadap perempuan sering terjadi baik dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga bidang politik.(mlt)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1008 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 812 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 629 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 587 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026