Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 31 Juli 2026
Pemerintah Siapkan Strategi Sosial Budaya
Nusa Dua
Senin, 3 Agustus 2009,
19:11 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah menyiapkan strategi Sosial Budaya sebagai upaya aplikasi dari kesetaraan gender di Indonesia. Strategi Sosial Budaya ini merupakan bentuk penerapan kesetaraan gender di Indonesia melalui pelibatan tokoh adat dan tokoh agama di Masyarakat.
Strategi sosial budaya ini juga dilakukan melalui pendekatan kearifan lokal yang terdapat di masyarakat Indonesia. Apalagi tiap daerah di Indonesia memiliki kearifan lokal masing-masing.
Deputi Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan Setyawati Arifin pada keteranganya di Nusa Dua (3/8) menyatakan penerapan strategi ini untuk mendorong kesetaraan gender ditengah kemandekan akibat hambatan budaya patrilinial di Indonesia.
â€Ujung-ujungnya karena budaya patriaki yang masih sangat kental, tentu kami berusaha keras untuk mengubah pola pikir , memang tidak semudah membalik telapak tangan , tetapi bisa karena sosial budaya bukan dogma agama,†ujar Setyawati Arifin.
Setyawati Arifin mengakui cukup sulit untuk mengubah pola pikir masyarakat kelas bawah tanpa melibatkan tokoh agama atau tokoh masyarakat. Padahal pada tingkat tersebut diskriminasi terhadap perempuan sering terjadi baik dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga bidang politik.(mlt)
Strategi sosial budaya ini juga dilakukan melalui pendekatan kearifan lokal yang terdapat di masyarakat Indonesia. Apalagi tiap daerah di Indonesia memiliki kearifan lokal masing-masing.
Deputi Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan Setyawati Arifin pada keteranganya di Nusa Dua (3/8) menyatakan penerapan strategi ini untuk mendorong kesetaraan gender ditengah kemandekan akibat hambatan budaya patrilinial di Indonesia.
â€Ujung-ujungnya karena budaya patriaki yang masih sangat kental, tentu kami berusaha keras untuk mengubah pola pikir , memang tidak semudah membalik telapak tangan , tetapi bisa karena sosial budaya bukan dogma agama,†ujar Setyawati Arifin.
Setyawati Arifin mengakui cukup sulit untuk mengubah pola pikir masyarakat kelas bawah tanpa melibatkan tokoh agama atau tokoh masyarakat. Padahal pada tingkat tersebut diskriminasi terhadap perempuan sering terjadi baik dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga bidang politik.(mlt)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
03
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3096 Kali
04
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
05
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2060 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026