Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Pencarian Kapal Selam Wisata Titanic Diburu Waktu, Oksigen Sisa 40 Jam
beritabali.com/cnnindonesia.com/Pencarian Kapal Selam Wisata Titanic Diburu Waktu, Oksigen Sisa 40 Jam
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pencarian kapal selam wisata Titanic yang hilang di kawasan lepas pantai tenggara Kanada, diburu waktu. Diperkirakan oksigen yang berada di kapal tersebut hanya tersisa untuk 40 jam.
"Semakin lama pencarian kapal selam yang hilang, semakin tidak mungkin terjadi hasil positif," kata Purnawirawan Tentara AS Laksamana Mike Mullen seperti dikutip CNN, Rabu (21/6).
Mantan Ketua Gabungan Staf Amerika Serikat itu mengatakan mereka yang berada di dalam kapal selam harus berusaha untuk menghemat oksigen.
"Tersisa sekitar 40 jam udara yang dapat dihirup," ungkapnya.
Mantan Komandan Komando Indo-Pasifik AS, Harry B. Harris Jr mengatakan fakta bahwa kapal selam tersebut belum muncul secara mandiri hingga saat ini mengindikasikan adanya masalah.
Pencarian akan menjadi rumit jika kapal selam tersebut tidak mengeluarkan suara atau sinyal apa pun.
"Karena kemungkinan tidak mengeluarkan suara... menjadi sulit untuk menemukannya," kata Harris.
Amerika Serikat dan Kanada mengerahkan kapal hingga pesawat untuk mencari kapal selam wisata penjelajah Titanic yang hilang.
Kapal-kapal dan pesawat itu kini mengerubungi kawasan lepas pantai tenggara Kanada untuk menemukan kapal selam.
Laksamana Muda Penjaga Pantai AS John Mauger mengatakan armada tersebut dikerahkan di sekitar 1.450 kilometer Cape Cod. Beberapa armada turut menjatuhkan pelampung sonar yang dapat memantau hingga kedalaman 3.962 meter.
"Ini adalah daerah terpencil dan merupakan tantangan untuk melakukan pencarian di daerah terpencil," kata Mauger, seperti dikutip Reuters, Selasa (20/6).
"Kami mengerahkan semua aset yang tersedia untuk memastikan bahwa kami dapat menemukan kapal dan menyelamatkan orang-orang di dalamnya," lanjut dia.
Dia juga mengatakan pesawat dan kapal tambahan bakal terus dikerahkan selama memasuki malam.
Selain itu, menurut Mauger, para pejabat juga telah menghubungi kapal-kapal komersial untuk meminta bantuan.
Sementara itu, perusahaan swasta yang mengoperasikan kapal selam, OceanGate Expeditions, mengatakan bahwa mereka "memobilisasi semua opsi" yang ada untuk menyelamatkan mereka yang berada di kapal.
Kapal selam untuk menjelajahi situs Titanic hilang kontak pada Minggu (18/6) pagi sekitar satu jam 45 menit setelah kapal menyelam.
Kapal itu diperkirakan membawa lima orang, termasuk miliarder Inggris, Hamish Harding. Pengusaha Pakistan Shahzada Dawood dan putranya, Suleman, juga berada di kapal tersebut.
Ekspedisi itu sendiri diketahui menelan biaya 250 ribu dolar per orang. Perjalanan dimulai dari St John's Newfoundland, sebelum menuju sekitar 400 mil atau 640 kilometer ke Atlantik guna mencapai lokasi puing Titanic, menurut situs web OceanGate.
Untuk bisa mengunjungi Titanic, penumpang mesti naik ke dalam Titan, kapal berpenumpang lima orang, yang membutuhkan waktu dua jam untuk menyelam sekitar 12.500 kaki atau 3.800 meter ke Titanic.
Kapal Titanic sendiri merupakan kapal penumpang Inggris yang karam pada 1912 dalam pelayaran perdananya setelah menabrak gunung es. Lebih dari 1.500 orang tewas akibat kecelakaan itu.
Kisah ini telah diabadikan dalam buku-buku fiksi dan nonfiksi serta film blockbuster 1997 berjudul "Titanic".(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1940 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1757 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1306 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1177 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah