Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Pengadilan Izinkan Penangkapan Eks Presiden Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pengadilan Distrik Pechersk di Kyiv mengizinkan penangkapan mantan Presiden Ukraina pro-Rusia yang berkhianat, Viktor Yanukovych.
"Dengan partisipasi jaksa dari Kantor Kejaksaan Umum, Pengadilan Distrik Pechersk di Kyiv pada 23 Mei 2023 menjatuhkan perintah penahanan selama proses kriminal kepada mantan presiden Ukraina karena melakukan pengkhianatan dalam level tinggi [bagian 1 dari pasal 111 KUHP Ukraina]," demikian pernyataan kantor kejaksaan, dikutip dari Interfax-Ukraina.
"Pada 21 April 2010, saat di Kharkiv, suspek menandatangani kesepakatan antara Ukraina dan Federasi Rusia atas nama Ukraina, yang mengizinkan perpanjangan masa tinggal Armada Laut Hitam Rusia di teritori Ukraina-Republik Otonomi Crimea dan Kota Sevastopol selama 25 tahun, bukannya bersiap menyuruh armada itu mundur dari wilayah Ukraina," lanjut pernyataan tersebut.
Akibat tindakan tersebut, jumlah pasukan Rusia meningkat di Ukraina, pun berujung pada invasi di Crimea dan Kota Sevastopol.
Kyiv Independent melaporkan, Yanukovych juga dituduh menyelundupkan 20 orang ke Rusia dari Oblast Donetsk pada 2014 dengan bantuan tiga helikopter Angkatan Bersenjata Rusia.
Yanukovych didakwa bersalah secara in absentia atas pengkhianatan pada 2019 dan dihukum 13 tahun penjara. Ia diyakini sedang berada dalam pengasingan di Rusia.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1977 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1802 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1334 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1212 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah