Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pengakuan Ibu Putuskan Aborsi Janin Saat Suami Sakit
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi menyatakan, tersangka RS memutuskan aborsi janin karena alasan kemiskinan. Dia mengatakan kepada polisi, suaminya sedang sakit dan dia khawatir tidak bisa membiayai proses persalinan serta tumbuh kembang.
RS juga mengatakan kepada polisi, ketika menggugurkan janin tanpa sepengetahuan suami.
"Menurut si ibu pemilik janin itu niatan dia sendiri. Bahkan dia sendiri yang pergi mencari orang-orang yang bisa mengaborsi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus.
Kasus RS terungkap setelah polisi menangkap pasangan suami istri, ST dan IR, di rumah mereka, Padurenan, Mustika Jaya, Bekasi, Jawa Barat, pada 1 Februari 2021 dalam kasus praktek aborsi ilegal.
Menurut keterangan polisi, IR berperan sebagai orang yang mengaborsi, sedangkan ST sebagai pencari pasien bekerjasama dengan calo lainnya.
"IR sebagai pelaku yang melakukan aborsi tidak memiliki kompeten sebagai tenaga kesehatan, apalagi jadi dokter," kata Yusri.
IR pernah bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah klinik aborsi ilegal pada tahun 2000 dan dia belajar praktek aborsi dari tempat itu.
"Dari situ dia belajar untuk melakukan tindakan aborsi, cuma memang yang bersangkutan tidak berani melakukan tindakan aborsi usia kandungan delapan minggu ke atas. Dia hanya berani usia dua bulan saja atau delapan minggu ke bawah," katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 455 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan