Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Pengembangan Pariwisata di Bangli Timpang
Bangli
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pengembangan pariwisata di Kabupaten Bangli selama ini dinilai timpang. Pengembangan pariwisata di Kabupaten Bangli selama ini lebih banyak dilakukan di kawasan Bangli utara.
Hal ini disampaikan tokoh Puri Agung Bunutin Bangli, Anak Agung Oka Widyarshana kepada Beritabali.com, belum lama ini.
Menurut Agung, pengembangan pariwisata di Kabupaten Bangli selama ini lebih banyak dilakukan di wilayah Bangli Bagian utara. Sementara potensi wisata di Bangli bagian selatan belum tergarap secara maksimal.
“Pemerintah Bangli selama ini lebih banyak mengembangkan potensi wisata di bagian utara seperti daerah Kintamani dan sekitarnya. Sementara daerah Bangli bagian selatan seperti Bukit Jati, Taman Bali, dan beberapa daerah yang mempunyai potensi wisata lainnya belum tergarap dengan maksimal,” kata Agung.
Untuk mengangkat potensi wisata di Bangli selatan ini, kata Agung, pihaknya telah melakukan dialog dengan DPRD Bangli. Dari dialog itu disepakati untuk melakukan upaya pengembangan potensi wisata di Bangli bagian selatan.
“Dalam waktu dekat ini, yakni 6 Februari 2008, kita akan menggelar sebuah ritual unik di Pura Langgar di Desa Bunitin. Ritual warisan leluhur kita ini unik karena merupakan bentuk akulturasi antara 2 keyakinan berbeda, yakni Hindu dan Muslim. Semoga ini bisa mengangkat citra pariwisata Bangli bagian selatan,” jelas Agung. (bob)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 547 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 451 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 418 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 414 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik