Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Peristiwa Langka, Warga Tumpah Ruah Saksikan Puncak Pelebon Jero Gede Batur Alitan
BERITABALI.COM, BANGLI.
Puncak palebon Jero Gede Kawanan (Alitan) Batur berlangsung pada Jumat (24/1/2025). Ribuan warga Desa Adat Batur beserta masyarakat umum tumpah ruah menyaksikan prosesi tersebut.
Dimana proses besar dan sakral ini sangat jarang ditemui. Rangkaian upacara telah dimulai sejak pagi dengan prosesi melaspas bade dan patulangan. Upacara penghormatan terakhir terhadap sosok yang dimuliakan oleh warga Batur, Kintamani, Bangli, menggunakan sarana bade tingkat sembilan dan patulangan be kaang atau raja ikan.
Upacara palebon Jero Gede Batur Alitan yang digelar saat ini merupakan peristiwa langka. Jero Penyarikan Duuran Batur mengungkapkan bahwa, upacara sebesar ini terakhir kali diadakan pada tahun 1958 untuk menghormati Palinggih Dane Jero Gede Batur Alitan sebelumnya.
Sementara itu, palebon untuk Palinggih Dane Jero Gede Batur Duuran terakhir kali digelar pada tahun 1967. Prosesi palebon Palinggih Dane Jero Gede Batur Alitan sama dengan pelaksanaan prosesi Mapepada Agung saat Upacara Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur. Karena yang muliakan adalah wujud fisik dari Ida Bhatari.
Prosesi palebon dilaksanakan dengan iring-iringan lengkap seperti Gong Gede Desa Adat Batur, Baris Batur, uparangga dan diikuti pengarakan Bade dan Patulangan. Selain gong gede Desa Adat Batur, ada juga beberapa desa, Puri dan komunitas yang turut mempersembahkan gong dalam Iring-iringan tersebut.
.jpg)
Iring-iringan berjalan dari Puri Kawanan Batur ke Tunon lokasi tempat upacara pelebon. Setelah prosesi pelebon akan dilanjutkan dengan berbagai runtutan upacara mulai dari melaksanakan pecaruan dan Paisuh-Isuh Desa, Upacara Netegan, Upacara Maligia pada 30 Januari 2025, Caru Balik Sumpah, Mlaspas Wewangunan, Nunas Don Bingin, dan Ngajum Puspalingga pada pada 2 Februari 2025.
Puncak Upacara Maligia akan berlangsung pada 4 Februari 2025, dengan berbagai runtutan seperti Ndunang Puspalingga, Murwa Daksina, dan Nganyut. Selanjutnya 7 Februari 2025, dilaksanakan Upacara Mendak Nuntun, dan Nglinggihang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 542 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 434 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 417 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 413 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik