Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Perusahaan Ericsson Hentikan Bisnisnya di Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi asal Swedia, Ericsson, resmi menangguhkan semua operasinya di Rusia akibat invasinya ke Ukraina.
“Mengingat peristiwa yang terjadi saat ini dan sanksi Uni Eropa, perusahaan kini akan menangguhkan bisnisnya yang terpengaruh dengan pelanggan di Rusia tanpa batas waktu,” kata Ericsson, dikutip dari Economic Times, Kamis (14/4/2022).
Ericsson melanjutkan, kebijakan baru ini berprioritas pada fokus keselamatan dan karyawannya di Rusia. Mereka juga diberikan cuti yang dibayar.
Sebelumnya Ericsson sudah menghentikan semua pengiriman ke Rusia pada akhir Februari lalu, bertepatan ketika Rusia memulai invasinya ke Ukraina mulai 24 Februari.
Ericsson sendiri memiliki sekitar 600 karyawan di Rusia. Perusahaan ini menjadi pemasok utama untuk operator terbesar di Rusia seperti MTS dan Tele2.
Jika Rusia dan Ukraina digabung, kedua negara ini menyumbang kurang dari dua persen dari total seluruh pendapatan Ericsson.
Dikarenakan cabut dari Rusia, Ericsson bakal menambahkan 900 juta Krona Swedia atau setara Rp 1,3 triliun, sebagai 'penurunan aset dan biaya luar biasa' di laporan keuangan pada kuartal pertama 2022.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 607 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 489 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan