Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Perusahaan Ericsson Hentikan Bisnisnya di Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi asal Swedia, Ericsson, resmi menangguhkan semua operasinya di Rusia akibat invasinya ke Ukraina.
“Mengingat peristiwa yang terjadi saat ini dan sanksi Uni Eropa, perusahaan kini akan menangguhkan bisnisnya yang terpengaruh dengan pelanggan di Rusia tanpa batas waktu,” kata Ericsson, dikutip dari Economic Times, Kamis (14/4/2022).
Ericsson melanjutkan, kebijakan baru ini berprioritas pada fokus keselamatan dan karyawannya di Rusia. Mereka juga diberikan cuti yang dibayar.
Sebelumnya Ericsson sudah menghentikan semua pengiriman ke Rusia pada akhir Februari lalu, bertepatan ketika Rusia memulai invasinya ke Ukraina mulai 24 Februari.
Ericsson sendiri memiliki sekitar 600 karyawan di Rusia. Perusahaan ini menjadi pemasok utama untuk operator terbesar di Rusia seperti MTS dan Tele2.
Jika Rusia dan Ukraina digabung, kedua negara ini menyumbang kurang dari dua persen dari total seluruh pendapatan Ericsson.
Dikarenakan cabut dari Rusia, Ericsson bakal menambahkan 900 juta Krona Swedia atau setara Rp 1,3 triliun, sebagai 'penurunan aset dan biaya luar biasa' di laporan keuangan pada kuartal pertama 2022.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1950 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1764 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1310 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1183 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah