Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Polisi Kantongi Dua Nama Pelaku
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mengungkap misteri aksi pembunuhan pada Galungan berdarah di Desa Depehe Kecamatan Kubutambahan, Tim Khusus yang diterjunkan Polres Buleleng hingga Jumat (22/8) telah mengantongi dua nama pelaku dari 15 saksi yang diperiksa secara maraton, terkait tewasnya Kadek Karuna alias Lotto (32) warga Dusun Mundukan Yeh Alang, Desa Tunjung di Desa Depehe saat Penampahan Galungan.
Baca juga:
2 Desa dan 1 Kelurahan di Karangasem Jadi
“Memang ada lima belas saksi yang telah didengarkan keterangannya, namun belum ada tersangka, untuk menetapkan adanya pelaku dugaan pembunuhan itu kita masih melakukan penajaman, tersangka belum ada dalam kasus ini, tunggu saja dulu,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.
Selain menempuh penyelidikan dan penyidikan dengan memeriksa lima belas orang saksi, polisi juga melakukan otopsi terhadap jenasah korban ke RS. Sanglah,†yang jelas hari ini kita akan melakukan otopsi, dari sana kita akan mempelajari untuk memastikan adanya tersangka,†ujar Sudirsa.
Sementara dari informasi di Mapolres Buleleng, sedikitnya dua pelaku telah diidentifikasi polisi, namun untuk kepentingan penyidikan dan penyelidikan para pelaku yang masih berstatus saksi masih dirahasiakan, sedangkan dari pantauan Beritabali.com di Mapolres Buleleng, tujuh orang saksi dari Desa Depehe masih diamankan, tidak menutup kemungkinan ketujuh saksi yang diamankan itu bakal ditetapkan sebagai tersangka.
Sebelumnya, sehari menjelang Hari Raya Gakungan, Kadek Karuna alias Lotto warga Dusun Mundukan Yeh Alang, Desa Tunjung ditemukan tewas bersimbah darah, awalnya Lotto diperkirakan mengalami laka lantas, namun setelah dilakukan pemeriksaan pada tubuh Lotto ditemukan dua tikaman senjata tajam pada bagian perut dan punggung, bahkan dari olah lokasi peristiwa, polisi menemukan adanya sebilah pisau yang berlumuran darah serta empat buah batako yang pecah. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli