Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Kantongi Dua Nama Pelaku

Singaraja

Jumat, 22 Agustus 2008, 16:26 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Mengungkap misteri aksi pembunuhan pada Galungan berdarah di Desa Depehe Kecamatan Kubutambahan, Tim Khusus yang diterjunkan Polres Buleleng hingga Jumat (22/8) telah mengantongi dua nama pelaku dari 15 saksi yang diperiksa secara maraton, terkait tewasnya Kadek Karuna alias Lotto (32) warga Dusun Mundukan Yeh Alang, Desa Tunjung di Desa Depehe saat Penampahan Galungan.



“Memang ada lima belas saksi yang telah didengarkan keterangannya, namun belum ada tersangka, untuk menetapkan adanya pelaku dugaan pembunuhan itu kita masih melakukan penajaman, tersangka belum ada dalam kasus ini, tunggu saja dulu,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.

Selain menempuh penyelidikan dan penyidikan dengan memeriksa lima belas orang saksi, polisi juga melakukan otopsi terhadap jenasah korban ke RS. Sanglah,” yang jelas hari ini kita akan melakukan otopsi, dari sana kita akan mempelajari untuk memastikan adanya tersangka,” ujar Sudirsa.



Sementara dari informasi di Mapolres Buleleng, sedikitnya dua pelaku telah diidentifikasi polisi, namun untuk kepentingan penyidikan dan penyelidikan para pelaku yang masih berstatus saksi masih dirahasiakan, sedangkan dari pantauan Beritabali.com di Mapolres Buleleng, tujuh orang saksi dari Desa Depehe masih diamankan, tidak menutup kemungkinan ketujuh saksi yang diamankan itu bakal ditetapkan sebagai tersangka.



Sebelumnya, sehari menjelang Hari Raya Gakungan, Kadek Karuna alias Lotto warga Dusun Mundukan Yeh Alang, Desa Tunjung ditemukan tewas bersimbah darah, awalnya Lotto diperkirakan mengalami laka lantas, namun setelah dilakukan pemeriksaan pada tubuh Lotto ditemukan dua tikaman senjata tajam pada bagian perut dan punggung, bahkan dari olah lokasi peristiwa, polisi menemukan adanya sebilah pisau yang berlumuran darah serta empat buah batako yang pecah. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami