Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pria Tewas Saat Bersama Wanita di DAM Banjar Baluk Jembrana

Minggu, 15 Februari 2026, 17:24 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pria Tewas Saat Bersama Wanita di DAM Banjar Baluk Jembrana.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Suasana Desa Baluk, Kecamatan Negara, mendadak geger setelah seorang pria berinisial I Ketut B (56) ditemukan meninggal dunia di pos jaga permanen areal DAM Banjar Baluk I pada Sabtu (14/2/2026) malam.

Korban diketahui datang ke lokasi bersama seorang wanita sebelum akhirnya dinyatakan tak bernyawa hanya beberapa menit setelah berada di pos jaga. Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban tiba sekitar pukul 19.30 WITA bersama MW (47). Keduanya disebut telah menjalin hubungan kedekatan selama beberapa bulan terakhir.

Saksi MW menuturkan, korban sempat berbicara dan memeluknya sebelum tiba-tiba jatuh pingsan. Ia mengaku sempat menahan tubuh korban, namun karena tidak kuat menyangga, korban terjatuh. Saksi kemudian segera menghubungi pihak keluarga dan kepolisian.

Tim Inafis Polres Jembrana bersama dokter dari RSU Negara melakukan pemeriksaan luar di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, membenarkan adanya sejumlah barang milik korban yang diamankan petugas. Barang-barang tersebut meliputi cairan yang ditemukan pada pakaian dalam korban serta beberapa jenis obat-obatan yang berada di dalam tas korban.

“Pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya kekerasan. Namun seluruh barang yang ditemukan tetap kami kumpulkan untuk kebutuhan pendalaman,” kata AKP Alit Darmana.

Selain obat-obatan, polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp1.920.000, satu unit ponsel, serta sejumlah barang pribadi lainnya milik korban.

Kasi Humas Polres Jembrana, IPDA I Putu Budi Arnaya, menyampaikan bahwa pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi, sehingga penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan secara medis.

“Keluarga menyampaikan bahwa mereka menerima peristiwa ini sebagai musibah,” ujarnya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSU Negara menggunakan ambulans Sidokkes Polres Jembrana untuk proses pemulasaraan lebih lanjut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami