Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 11 Mei 2026
Proses Pemberdayaan Beras Lokal di Klungkung Stagnan, Ini Langkah Bupati
Rabu, 4 Oktober 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Proses percepatan pemberdayaan beras lokal di Klungkung masih mengalami stagnan.
Hal ini, disampaikan ketika Bupati Klungkung Nyoman Suwirta ketika mengadakan rapat bersama Dinas Koperasi dan Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (03/10/2017).
[pilihan-redaksi]
Dalam hal tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan pemberdayaan beras lokal di Kabupaten Klungkung saat ini masih mengalami stagnan, di mana beras lokal hanya terbatas kepada pegawai negeri saja sedangkan di BUMDes dan Koperasi masih agak lamban.
Bupati sudah menugaskan dinas terkait dalam waktu dekat ini agar mengumpulkan semua BUMDes, Kepala Desa untuk pemberdayakan BUMDes. Diharapkan, agar nantinya BUMDes mempunyai peran penting untuk menekan inflasi di masing-masing wilayah.
“Peran BUMDes harus benar-benar bisa bekerja secara maksimal dan bisa menekan inplasi di masing-masing daerah," ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan untuk pengelolaan garam hal yang paling utama dilakukan yaitu harus di uji coba terlebih dahulu dan siapkan garamnya kemudian diolah, jika hal tersebut sudah berjalan dengan baik maka di tahun 2017 ini akan dilaksanakan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar nantinya bisa mengunakan garam beryodium.
Bupati Suwirta sudah menugaskan dinas terkait agar segera membeli mesin pengolah dan penyiapan garamnya. Setelah peralatan semua sudah terpenuhi agar nantinya bisa menghaslakan garam yang layak dikonsumsi.
“Dinas kesehatan agar nantinya mengecek kandungan yodiumnya, sehingga. garam yodium ini diharapkan menjadi unggulan nelayan di Kusamba," harap Bupati Suwirta.
Selain itu, terkait dengan BPJS sudah dipercepat karena di Bulan November ini sudah berjalan. Bupati Suwirta sudah menugaskan Dinas Kesehatan agar segera mendata. Sampai saat ini masih banyak desa yang belum menyetor data. [rls/klk/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1020 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 820 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 636 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 597 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026