Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Putin Diduga 'Ngumpet' di Rumah Pribadi Saat Wagner Group Berontak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin ternyata melarikan diri dari Moskow, saat Yevgeny Prigozhin memimpin upaya pemberontakan Wagner Group ke Rusia.
Salah satu mantan orang terkaya di Rusia, Mikhail Khodorkovsky, mengaku memantau pergerakan Presiden Rusia selama pemberontakan singkat Wagner pada 24 juni lalu.
Melalui salah satu kontaknya, Khodorkovsky mengungkapkan bahwa Putin meninggalkan Moskow dengan pesawat selama upaya kudeta Wagner. Diduga dia "kabur" ke kediamannya di Valdai yang terletak antara wilayah Tver dan Novgorod, yang terletak sejauh 400 kilometer.
"Kami sedang memantau Putin pada saat itu. Sepertinya memang dia meninggalkan Moskow dan kemungkinan besar pergi ke Valdai ke kediamannya," ungkap Khodorkovsky, dikutip Newsweek.
Khodorkovsky juga mengatakan sebuah pesawat yang "hanya digunakan oleh Putin" berangkat dari Moskow pada 24 Juni menuju barat laut Rusia. Pesawat itu juga menghilang dari pelacak penerbangan "di suatu tempat di sekitar Valdai."
Valdai yang terletak di barat laut Rusia adalah lokasi properti yang dimiliki Putin.
Media lokal menyebut pada awal Januari lalu bahwa sistem pertahanan udara Pantsir-S1 ditempatkan di dekat kediaman pribadi Putin itu, setelah serangan drone di dalam wilayah Rusia.
Absennya Putin saat pemberontakan memicu spekulasi tentang keberadaannya. Sehingga informasi terbaru dari Khodorkovsky adalah indikasi terbaru bahwa Putin tidak berada di Moskow.
Khodorkovsky sendiri adalah seorang mantan eksekutif perminyakan Rusia yang memimpin perusahaan energi Yukos, sebelum menghabiskan satu dekade di penjara Rusia atas tuduhan bermotivasi politik.
Pada 24 Juni lalu, bos tentara bayaran Wagner, Prigozhin, memulai upaya pemberontakan di salah satu kota perbatasan Rusia. Upaya "kudeta" itu dilakukan setelah Prigozhin menuding militer Rusia melakukan penyerangan di kamp-kamp milik Wagner.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1922 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1744 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1296 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1164 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah