Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Putin Umumkan Senjata Nuklir Taktis Rusia Sudah Tiba di Belarus
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa senjata nuklir taktis Rusia sudah berada di Belarus. Kabar itu dikonfirmasi Putin dalam forum ekonomi Rusia di St Petersburg, Jumat (16/6).
Putin menjelaskan hulu ledak nuklir yang sudah terletak di wilayah Belarus itu merupakan bagian pertama pengerahan senjata taktis Rusia. Ia pun mengklaim masih akan mengerahkan senjata nuklir lain ke negara itu pada musim panas atau akhir tahun.
"Seperti yang Anda ketahui, kami sedang bernegosiasi dengan sekutu kami, [Presiden Belarus] Lukashenko, bahwa kami akan mengirim sebagian senjata nuklir ke wilayah Belarus-ini sudah dilakukan," ungkap Putin, seperti diberitakan Reuters.
"Hulu ledak nuklir pertama telah dikirim ke wilayah Belarus. Tapi baru yang pertama, bagian pertama. Kami akan melakukan pekerjaan ini sepenuhnya pada akhir musim panas atau akhir tahun," lanjutnya.
Diberitakan Reuters, pengerahan hulu ledak itu merupakan yang pertama dilakukan di luar Rusia sejak jatuhnya Uni Soviet. Nuklir jarak pendek itu berpotensi digunakan di medan perang.
Putin mengatakan pengerahan itu dilakukan sebagai peringatan kepada negara Barat yang mendukung hingga mempersenjatai Ukraina. Ia mengklaim senjata nuklir yang sebagian sudah berada di Belarus itu menjadi elemen pencegahan sekaligus menegaskan posisi Rusia.
"... Justru sebagai elemen pencegahan sehingga semua orang yang berpikir dapat menimbulkan kekalahan strategis atas kami tidak mengabaikan keadaan ini," ucap Putin.
Baca juga:
Putin Panik, Pasukan Andalan Rusia 'Membangkang'">Putin Panik, Pasukan Andalan Rusia 'Membangkang'
Sementara itu, pengerahan senjata nuklir taktis di Belarus sudah diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin sejak pekan lalu. Ia menyebut pengerahan dilakukan setelah fasilitas penyimpanan khusus selesai disiapkan.
Keputusan pengerahan dan penempatan senjata taktis Rusia di Belarus juga diumumkan beberapa pekan sebelumnya, yakni pada Maret lalu. Atas langkah itu, Amerika Serikat telah menyampaikan kecaman terhadap Rusia.
Belarus sebelumnya telah menerima sistem rudal taktis Iskander-M. Disebutkan, Iskander memiliki jangkauan ledak hingga 500 kilometer.
Belarus mengatakan pesawat Sukhoi-25 telah diadaptasi untuk membawa hulu ledak tersebut. Jet Sukhoi-25 memiliki jangkauan hingga 1.000 kilometer.
Artinya, jika senjata diluncurkan dari pangkalan udara utama Belarus di luar Minsk, rudal itu berpotensi mencapai hampir seluruh Eropa Timur, termasuk di antaranya negara-negara anggota NATO.
Sebab, negara sekutu Rusia itu berbatasan dengan tiga negara anggota NATO, yakni Lituania, Latvia, dan Polandia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1943 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1757 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1306 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1177 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah