Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Raja Salman dari Saudi Mengutuk Pembakaran Al Quran di Denmark
BERITABALI.COM, DUNIA.
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, angkat bicara terkait pembakaran salinan Al Quran yang dilakukan oleh aktivis anti-Islam di Denmark.
Dilansir dari Al Arabiya, Raja Salman dan Kabinet Arab Saudi mengutuk aksi tersebut. Saudi menyerukan toleransi dan rasa hormat, serta penolakan terhadap penyebaran kebencian dan ekstremisme.
Pembakaran salinan kitab suci umat Islam itu dilakukan oleh seorang politikus ekstremis sayap kanan, Rasmus Paludan, di depan kantor Kedutaan Besar Turki di Kopenhagen.
Ini bukan kali pertama Paludan melakukan tindakan provokatif semacam itu. Januari lalu, ia juga melakukan tindakan serupa di Kopenhagen dan Swedia.
Aksi Paludan dilakukan sebagai bentuk protes dan desakan, agar Turki segera merestui Swedia bergabung dengan NATO.
Untuk bergabung dengan NATO, Swedia perlu mengantongi dukungan seluruh anggota. Namun Turki tak kunjung memberi restu.
Sejumlah negara Muslim langsung bereaksi pascainsiden tersebut. Selain Arab Saudi, sederet negara lain seperti Qatar, Yordania, dan Kuwait juga melontarkan kecaman serupa.
Yordania menyebut aksi pembakaran itu memicu kebencian, sementara Qatar memperingatkan pembakaran itu sebagai tanda 'peningkatan berbahaya' terkait insiden terhadap Muslim.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1992 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1818 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1349 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1227 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah