Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Rusia Disebut Mulai Tutup Akses Masuk dan Keluar Mariupol
BERITABALI.COM, DUNIA.
Penasihat untuk Wali Kota Mariupol, Petro Andriushchenko, mengatakan pasukan Rusia sudah mengumumkan akan menutup akses masuk dan keluar kota pada Minggu (17/4). Orang-orang yang masih ada di kota di timur Ukraina ini akan 'disaring'.
Andriushchenko mengatakan dalam saluran Telegram pada Minggu bahwa Rusia sudah memulai menerapkan sistem perizinan untuk pergerakan warga. Dia juga mengunggah foto yang menunjukkan antrean penduduk yang ingin mendapatkan izin tersebut.
"Ratusan warga harus berbaris untuk mendapatkan izin, tanpa itu akan mustahil bukan hanya untuk bergerak di antara distrik kota, tetapi juga keluar ke jalan mulai minggu depan," kata dia seperti diberitakan CNN.
Dalam pernyataan berbeda pada Sabtu, Andriushchenko bilang pasukan Rusia mengumumkan akan 'menutup jalur masuk/keluar untuk semua orang mulai Minggu, tetapi akan ada juga larangan pergerakan di sekitar distrik selama seminggu'.
Menurut Andriushchenko, berdasarkan informasi di dalam kota, pria akan menjadi objek 'penyaringan' yang akan direlokasi untuk diperiksa pasukan Rusia.
Rusia sebelumnya sudah memberi ultimatum kepada pasukan Ukraina yang masih bertahan di Mariupol agar menyerah. Ultimatum ini diketahui telah diabaikan.
Kementerian Pertahanan Rusia lantas menyatakan akan 'mengeliminasi' tentara perlawanan yang masih bertahan di Mariupol.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1950 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1764 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1310 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1183 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah