Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 11 Mei 2026
Saudi Tangkap Remaja yang Berjoget Makarena
Kamis, 24 Agustus 2017,
09:01 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Riyadh. Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun ditangkap setelah rekaman video yang memperlihatkan ia berjoget Macarena di sebuah jalan ramai Arab Saudi, beredar viral.
BBC melaporkan bahwa remaja tersebut dituduh melakukan 'perilaku tidak pantas di muka umum' di Jeddah, seperti disebut dalam sebuah pernyataan.
[pilihan-redaksi]
Tidak jelas apakah kewarganegaraan anak ini atau apakah kasusnya akan diteruskan ke pengadilan.
Dalam klip 45 detik, terlihat, anak muda itu 'mengganggu' lalu lintas dengan joget yang diiringi lagu hit yang populer tahun 1990an. Klip tersebut diyakini diposkan pertama kali pada bulan Juli 2016.
Klip ini telah dibagikan luas di media sosial, memancing beragam tanggapan.
Sebagian membela anak itu dan bahkan menyebutnya sebagai 'pahlawan'. Namun tak sedikit pengguna medsos yang menyebut bahwa perilakunya itu 'tidak bermoral.'
Kurangnya hukum pidana yang dikodifikasi di Arab Saudi, membuat pejabat dan hakim memiliki kewenangan yang luas dalam melakukan penangkapan dan penghukuman terhadap anak-anak untuk berbagai urusan.
Awal bulan ini, Abdallah Al Shahani, seorang penyanyi populer ditangkap karena melakukan gerakan 'dabbing' saat konser di Taif.
'Dabbing' adalah gerakan mengesek-gesekan kepala ke bagian pangkal lengan, yang dilarang di Saudi karena dipandang mengacu pada budaya narkoba.
Warga Saudi yang juga seorang aktor dan presenter teve itu melakukan gerakan itu saat tampil di sebuah festival musik di Taif, saudi.
Dabbing diyakini muncul dari tradisi hip-hop di Atlanta, Georgia, AS, sekitar dua tahun lalu, dan menjadi populer setelah sejumlah selebritas, atlet, politikus termasuk Hillary Clinton tampil melakukan gerakan itu.
Komisi Nasional Pemberantasan Narkoba Saudi belum lama ini melarang gerakan itu karena dianggap mengacu pada penggunaan marijuana atau ganja.
Sebuah poster dari kementrian dalam negri Saudi 'memperingatkan rakyat tentang bahaya (gerakan) ini terhadap anak muda dan masyarakat, dan rakyat diperingatkan untuk tidak menirukannya." [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1012 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 816 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 632 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 591 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026