Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Sukses Gelar Imlek Bersama, Tahun Depan Akan Digelar Parade Barongsai Se-Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Perayaan imlek bersama di Jembrana yang pertama kalinya digelar di tempat terbuka berlangsung lancar dan sukses.
Ketua Pemuda Tionghoa sekaligus Panitia Peringatan, Irwan mengakui kemeriahan penyelenggaraan Imlek bersama tahun ini ditandai dengan animo warga tidak hanya oleh etnis tionghoa sendiri tapi juga diramaikan masyarakat umum yang turut berbaur bersama.
Hal ini membawa bukti bahwa tujuan penyelenggara agar Imlek bisa membawa harmoni dan merajut persatuan bisa terwujud.
"Imlek bersama bukan festival yang eksklusif atau ritual keagamaan tertentu melainkan milik seluruh komponen guna menambah kekayaan dan khasanah budaya bangsa," jelas Irwan.
Berkaca dari sukses itu, Ia bersama panitia lainnya berencana membuat kemasan yang lebih meriah tahun depan. Perayaan imlek bersama akan dirangkaiakan dengan parade barongsai se-Bali dimana Jembrana menjadi tuan rumah yang pelaksanaannya mengambil Jalan Ngurah Rai sebagai alternatif pelaksanaan parade sehingga lebih banyak disaksikan warga.
Selain Parade Barongsae, berbagai menu kuliner khas Imlek seperti kue keranjang, bubur Cap Go Meh tetap disajikan termasuk berpakaian tradisional Tionghoa untuk panitia .
"Kami antusias berkat dukungan pemerintah daerah. Khususnya Bapak Kembang Hartawan yang mendorong perayaan Imlek bersama agar digelar di tempat terbuka. Atas saran beliau, kami menggelar perayaan terbuka di jalan. Sehingga melalui momen ini bisa berbagi kebahagiaan sekaligus memperkaya khasanah budaya, khususnya di Jembrana," papar Irwan.
Sementara Wabup Kembang Hartawan mengapresiasi kerja keras panitia penyelenggara yang pertama kalinya menggelar imlek bersama ditempat terbuka. Jika sebelumnya dipusatkan di wantilan, konco atau Vihara masing-masing, untuk tahun ini dilaksanakan di jalan.
"Kami selaku pimpinan daerah ingin perayaan Imlek tidak lagi milik suku Tionghoa Indonesia saja melainkan milik seluruh komponen bangsa Indonesia. Sebagai perlambang kebhinekaan kita, terlepas dari sekat etnis, agama maupun keyakinan,” ujarnya.
Kembang juga berharap perayaan Tahun Baru Imlek bisa mengenalkan Jembrana yang heterogen namun ramah menjunjung tinggi toleransi akan perbedaan. Perbedaan yang ada menurutnya, justru tidak menjadikan sekat, tapi menambah kekayaan budaya dan bisa dinikmati siapapun.
Perayaan Imlek bersama di Jembrana minggu (9/2) berlangsung sore hingga petang, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya serta doa bersama dipimpin Pandita Hamit Citra Pana Wirawan. Acara diisi dengan penampilan tarian daerah oleh ibu ibu Persit Dandim 1617 Jembrana, paduan suara dari ibu-ibu inti klub Bali, tari tahun baru ceria oleh anak-anak sekolah minggu TITD Cung Ling Bio. Puncaknya yang paling dinanti warga, perayaan ditutup dengan atraksi Barongsai serta saling berbagi angpao.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1588 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1199 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1047 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 990 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah