Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Temuan 11 Item Dugaan Korupsi di Tabanan

Tabanan

Selasa, 7 Oktober 2008, 16:14 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Sebelas item dugaan korupsi ditemuan Badan Pemerksa Keuangan di Tabanan. Komisi Pemberantas Korupsi kemudian memerintahkan Kejaksaan Tinggi Bali untuk menindalanjutinya. Terkait temuan BPK tersebut, pejabat di Tabanan enggan berkomentar.



Hanya anggota DPRD dari F-Golkar yakni IGN Anom yang meminta Pemda menjelaskan hal tersebut agar jelas dan transparan.

Anom yang juga wakil ketua DPRD Tabanan ini mengatakan, anggota DPRD pernah meminta dan menanyakan temuan BPK terebut kepada eksekutif dalam rapat kerja, namun jawabnnya tidak pernah diketahuinya.

"Semestinya temuan itu ditindaklanjuti agar ada kejelasan, apakah merupakan kesalahan administrasi atau memang ada penyimpangan. Hal ini terkait terhadap kepercayaan pemerintah dan publik pun berhak untuk mengetahuinya," beber politisi Golkar ini.



Sementara itu Ketua F-PDIP IGM Suryantha Putra malah berkelit ketika dihubungi mengenai masalah ini. Dia mengaku tak paham dan menyarankan agar menanyakan hal itu kepada Bupati Tabanan N Adi Wiryatama.

Bupati Wiryatama sendiri belum bisa dihubungi melalui ponselnya. Begitu juga dengan Wakil Bupati IGG Putra Wirasana.

Memang sejak pagi, pihak pemda menjanjikan akan memberikan keterangan pers kepada wartawan terkait 11 item dugaan korupsi di Tabanan. Namun hingga sore ini tak kunjung direalisasikan



Humas Tabanan I Wayan Sarba menyatakan pejabat Tabanan batal mengelar jumpa pers karena ada beberapa hal yang perlu dikoordinasikan terlebih dahulu.

"Sabar ya rekan-rekan, nanti kalau sudah ada kepastian digelarnya jumpa pers, nanti saya hubungi lagi," jelasnya ketika dihubungi sore tadi melalui ponselnya.

Dilain pihak, Kajari Tabanan Ni Putu Indriati juga tidak mau berkomentar terkait hal tersebut. "Maaf sekali, saat ini saya tidak bisa memberikan keterangan apa-apa," ujar Indriati dari balik pesawat HPnya.

Terungkapnya kasus dugaan korupsi di Tabanan tampaknya membuat shock para pejabat teras di Tabanan. (nod)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami