Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 1 November 2026
TNI: Minta Maaf ke Pemerintah Bukan ke Panglima
Senin, 23 Oktober 2017,
06:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Wuryanto menegaskan Amerika Serikat harus menjelaskan dulu insiden penolakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke Amerika Serikat.
Meski Kementerian Luar Negeri sudah menyatakan masalah clear, namun TNI tetap meminta penjelasan dari otoriter Amerika Serikat.
[pilihan-redaksi]
"Walaupun sekarang sudah boleh, tentu harus ada kejelasan mengapa bisa terjadi pelarangan. Ini harus jelas," katanya, Minggu (22/10/2017).
Wuryanto mengatakan jika otoriter ingin meminta maaf, maka harus meminta maaf kepada Pemerintah RI. Karena, Panglima TNI berangkat ke AS atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jika meminta maaf ke Panglima TNI maka itu salah alamat.
"Minta maaf ke Pemerintah RI kalau ada kesalahan, bukan ke Panglima TNI. Karena Jenderal Gatot itu mendapat perintah dari Presiden," ujarnya.
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan istri beserta rombongan ditolak masuk ke Amerika Serikat pada Sabtu (21/10/2017). Penolakan itu terjadi ketika rombongan hendak chek in di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.
Gatot direncanakan akan menghadiri undangan resmi Pangab Amerika Serikat Jenderal Joseph F. Dunford, Jr untuk menghadiri acara Chiefs of Defense dan On Countering violent Extremist Organization (VEOs) yang sedianya akan digelar pada 23-24 Oktober 2017 di Washington DC.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026