Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Tulang Belulang Bayi Gegerkan Gitgit
Gitgit
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga Dusun Wirabhuwana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, digegerkan dengan penemuan tulang belulang bayi yang terbungkus dalam sebuah kantong plastik hitam. Tulang bayu ini ditemukan warga setempat di sebuah semak belukar kebun di pinggir jalan lintasan Singaraja Denpasar.
Temuan tulang belulang bayi yang diperkirakan dibuang lima bulan lalu ditemukan pertama kali oleh Kadek Budiarta (37) dan Gede Pasek (47), warga setempat saat mencari batang pisang di kebun milik Hasyim.
Pasca penemuan, Minggu (7/9) pagi kantong plastik yang berisi tulang belulang langsung dievakuasi polisi ke RSUD Kabupaten Buleleng.
“Kita belum mengetahui secara pasti apa ini tukang manusia atau bukan yang jelas kita akan coba periksa ke labfor untuk memastikannya, namun kalau dilihat secara langsung kita duga kuat ini tulang milik bayi seperti adanya tengkorak yang sudah pecah, tulang paha, tulang pinggul dan tulang lengan,†ungkap Kapolsektif Sukasada, AKP. Nyoman Sudirga.
Selain tulang belulang, dalam kantong plastik warna hitam itu juga ditemukan bekas pembalut wanita.†Dugaan kuat ini sengaja dibuang dan untuk sementara kita perkirakan lima bulan lalu karena kondisi tulangnya telah rapuh dan tercerai berai,†ujar Sudirga.
Penemuan tulung belulang bayi yang diperkirakan berumur delapan bulan dalam kandungan dengan lahir normal itu mendapat perhatian warga setempat. Bahkan jalan Singaraja Denpasar nyaris macet lantaran sejumlah pengendara yang melintas ingin melihat langsung temuan tulang tersebut.
Setelah melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal di RSUD Kabupaten Buleleng, menurut rencana tulang belulang tersebut akan dikirim ke Labfor Polri di Denpasar. (sas)
Reporter: bbn/rob
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan