Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Upaya Berdamai, Berujung ke Polisi
Panji Anom
BERITABALI.COM, BULELENG.
Upaya perdamaian atas permasalahan yang menimpa dua warga Dusun Batupulu, Desa Panji Anom Kecamatan Sukasada di Kantor Balai Desa setempat gagal dilakukan, sehingga kasus itu, sabtu (20/9) berujung ke polisi, sebab pelaku yang mencolek istri tetangganya tidak terima dengan upaya damai
tersebut.
Mungkin ini sebuah permasalahan yang sepele, dimana Gede Sumertayasa (30) warga Dusun Batupulu Desa Panji Anom mencolek istri I Gede Amerta (29) yang masih tetangganya, hanya saja colekan pelaku terhadap istri korban itu disertai dengan ajakan â€mumpung lagi sepi†sehingga masalah tersebut menjadi masalah serius hingga harus diselesaikan di Kantor Kepala Desa setempat.
“Upaya damai kedua belah pihak di Kantor Desa tidak membuahkan hasil karena pelaku mengeluarkan kata-kata yang membuat tersinggung korbannya, sehingga dilaporkan membuat perasaan tidak menyenangkan ke Mapolres Buleleng,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Masalah utama yang kemudian berbuntut ke polisi itu berawal saat istri korban, sebut saja Sari (25) tengah mencari kayu baker. â€Tiba-tiba pelaku datang dan mencolek tubuh istri korban sambil mengeluarkan kata ajakan, kemudian istrinya bercerita kepada korban dan tidak terima dengan ulah pelaku itu,†papar Sudirsa.
Sementara, pelaku Gede Sumertayasa yang bekerja sebagai petani tersebut tetap ngotot dan mengaku tidak bersalah dengan ulah yang dilakukan sehingga tidak mau berdamai dengan korban, bahkan korban dan istrinya menerimaa sejumlah cercaan dari pelaku dan kemudian dilaporkan ke polisi. (sas)
Reporter: bbn/rob
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan