Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Usai Terbang ke Luar Angkasa, Pria Tewas Kecelakaan Pesawat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Glen de Vries, salah satu orang yang beruntung pernah terbang ke luar angkasa tewas dalam kecelakaan pesawat pada Kamis (11/11/2021).
Menyadur CBS New York, Glen terlibat kecelakaan pesawat kecil menuju Bandara Sussex di New Jersey. Ia dan rekannya Thomas P. Fischer dinyatakan tewas.
Pesawat dilaporkan lepas landas dari Bandara Essex County sebelum dilaporkan jatuh.
Pejabat federal mengatakan mereka memberi tahu badan-badan publik tentang pesawat yang hilang sesaat sebelum jam 3 sore
Menurut FAA, Cessna 172 bermesin tunggal jatuh di area hutan taman negara bagian dekat Danau Kemah sekitar pukul 4 sore.
De Vries adalah anggota kru yang menjadi berita utama bulan lalu ketika ia terbang ke luar angkasa dengan perusahaan Jeff Bezos, Blue Origin.
Ia terbang bersama William Shatner dalam misi perjalanan ke luar angkasa bersama warga sipil.
Sementara itu, Blue Origin menyatakan bela sungkawaatas kepergian de Vries yang sudah membawa banyak kehidupan dan energi ke seluruh tim Blue Origin dan kru.
"Kami sangat terpukul mendengar kepergian Glen de Vries yang tiba-tiba. Semangatnya untuk penerbangan, pekerjaan amalnya, dan dedikasinya pada keahliannya akan lama dihormati dan dikagumi."(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3738 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1343 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 926 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 850 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 713 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun