Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Wanita Penjual Pancake Ini Diminta Polisi Pakai Pakaian Tertutup
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang penjual pancake crispy di Thailand diminta untuk mengenakan pakaian yang lebih tertutup oleh polisi karena dianggap terlalu seksi.
Aranya Apaiso menjual sejenis pancake crispy di Jalan Jed Yod-Chiang Kiang, Chiang Mai, Thailand.
Perempuan 23 tahun tersebut sempat menjadi perbincangan karena tampil dengan pakaian seksi ketika melayani para pelanggannya.
Aranya menjual pancake renyah dengan hanya mengenakan sweter kancing tunggal yang memperlihatkan setenag dari bagian dada dan perutnya.
Apaiso, yang juga dikenal sebagai Olive, mengatakan bahwa dia diberitahu oleh polisi untuk tetap membuat para pelanggannya menjaga jarak ketika mengantre.
Selain itu, Apaiso juga mengungkapkan jika polisi juga memintanya untuk berpakaian lebih tertutup agar tidak mengundang kerumunan.
Dia juga menambahkan bahwa seorang pejabat budaya setempat sempat memerintahkannya untuk memakai bra ketika menjual dagangannya.
Strateginya dalam berbisnis dan menarik minat pelanggan yang luar biasa Apaiso bahkan sempat disorot dalam artikel berita dan menyebut pakaiannya yang menarik.
Apaiso menyatakan bahwa tujuannya memakai pakaian itu bukan untuk pamer, tetapi dia menikmati berdandan dengan caranya sendiri, lapor Pattaya Mail.
Dia menjelaskan bahwa dia dulu menjual barang-barang fashion remaja tetapi dia lebih beruntung menjual permen dan pancake crispy.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1588 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1199 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1047 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah