Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Winasa Mundur dari PDIP
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Berita mengejutkan datang dari Jembrana, Prof. Winasa, Ketua DPC PDIP Jembrana yang juga Bupati Jembrana, Rabu (5/3) siang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPC sekaligus mundur dari keanggotaannya sebagai kader PDIP.
Bertempat di kediamannya di kawasan Tegalcangkring Mendoyo Jembrana, Prof. Winasa menunjukkan surat pengunduran dirinya. Surat yang ditulis tangan tersebut berisi pernyataan pengunduran dirinya sebagai Ketua sekaligus kader PDIP.
Surat permohonan beserta kartu tanda anggota PDIP diserahkan ke Komang Sugiartama, kepala sekretariat DPC PDIP Jembrana, untuk selanjutnya dibawa ke sekretariat DPD PDIP Bali. Apa yang melatarbelakangi pengunduran diri ini? Apakah karena kecewa tidak mendapat rekomendasi sebagai calon gubernur? Atau karena desakan mosi tidak percaya dari kader PDIP di Jembrana? Menjawab pertanyaan ini, Prof.
Winasa hanya mengatakan ingin konsentrasi mengurus rakyat. “Saya ingin lebih konsentrasi mengurus rakyat,†ujar Prof. Winasa singkat. Beberapa hari sebelumnya ketika sosialisasi paket Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Mangku Pastika-Puspayoga (Paspus), di Jembrana, ketua DPD PDIP Bali Cok Ratmadi menyampaikan kekecewaannya karena ketidakhadiran Winasa dan berniat akan mengeluarkan teguran.
Kini muncul spekulasi jika pengundurannya ini berkaitan dengan keinginannya untuk tetap maju ke ajang pemilihan gubernur melalui koalisi partai gurem. Sementara itu Ketua Fraksi PDIP di DPRD Jembrana, Ketut Suardi ketika dihubungi mengatakan bahwa mundurnya Prof. Winasa adalah hak politik beliau yang juga harus dihargai.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1813 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang