Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 30 Mei 2026
Wisatawan di Bali Kini Pilih Kirim Oleh-Oleh lewat Logistik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali tetap menjadi destinasi wisata favorit wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun di balik pengalaman liburan, banyak wisatawan menghadapi persoalan saat hendak pulang, mulai dari koper penuh oleh-oleh hingga biaya tambahan bagasi pesawat yang cukup mahal.
Kondisi tersebut membuat layanan logistik kini semakin diminati wisatawan sebagai solusi praktis untuk mengirim barang ke daerah asal maupun luar negeri.
Salah satu agen Lion Parcel di Bali, Muhammad Ekhsan, mengungkapkan permintaan pengiriman barang dari wisatawan meningkat signifikan saat musim liburan dan long weekend.
“Saat musim liburan atau long weekend, permintaan pengiriman meningkat signifikan. Banyak wisatawan memilih kirim barang seperti oleh-oleh atau pakaian liburan karena lebih praktis dan hemat. Sebagai contoh, tarif pengiriman Lion Parcel rute Denpasar–Jakarta mulai dari Rp7.000-37.000 per kilogram, tergantung layanan pengiriman yang dipilih. Dari situ saya melihat kebutuhan logistik di kawasan wisata memang sangat besar dan terus berulang. Destinasi pengiriman wisatawan domestik pun beragam, termasuk Medan dan Makassar sebagai dua kota destinasi tertinggi,” ujar Muhammad Ekhsan, salah satu agen Lion Parcel di Bali, Senin (25/5/2026) di Denpasar.
Menurut Ekhsan, tak hanya wisatawan domestik, turis asing juga memanfaatkan layanan pengiriman internasional untuk mengirim produk khas Bali ke negara asal mereka. Barang yang dikirim beragam, mulai dari kerajinan tangan, aksesori, produk fesyen hingga suplemen lokal khas Bali.
“Banyak turis asing yang tinggal cukup lama di Bali lalu mengirimkan produk lokal ke keluarga atau teman di negara asalnya, biasanya kirim ke Australia, Malaysia, Singapura. Customer juga memberikan testimoni positif, baik domestik maupun internasional, kirimannya cepat dan aman katanya,” jelas Ekhsan.
Tingginya kebutuhan pengiriman barang wisatawan turut membuka peluang bisnis logistik di Bali. Ekhsan yang menjadi agen Lion Parcel sejak 2021 mengaku bisnis tersebut berkembang pesat berkat tingginya aktivitas pariwisata di Pulau Dewata.
Ia menyebut lokasi usaha yang strategis, promosi digital, hingga pelayanan responsif menjadi faktor penting dalam menarik pelanggan.
“Bersyukur bisnis ini berkembang pesat. Saya melihat logistik sebagai bisnis yang potensial dan sangat dibutuhkan, terutama di daerah dengan aktivitas wisata yang tinggi seperti Bali. Selain permintaannya terus ada, sistem kemitraan dan komisi yang ditawarkan Lion Parcel juga memberikan peluang yang baik bagi kami para agen untuk terus berkembang,” papar Ekhsan.
Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika mengatakan kebutuhan logistik kini semakin dekat dengan aktivitas masyarakat, termasuk sektor pariwisata.
“Mobilitas wisatawan yang tinggi turut menciptakan kebutuhan pengiriman yang terus meningkat.Kami melihat hal ini bukan hanya menjadi peluang untuk menghadirkan layanan yang memudahkan pelanggan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat melalui kemitraan agen Lion Parcel,” ujar Febri.
Ia menjelaskan, kehadiran jaringan agen di berbagai daerah termasuk Bali menjadi garda terdepan layanan logistik yang memudahkan wisatawan mengakses pengiriman barang secara praktis. Selain membantu wisatawan, keberadaan agen logistik juga dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal di daerah wisata.
“Di sisi lain, keberadaan agen juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Melalui kemitraan ini, Lion Parcel mendorong tumbuhnya usaha lokal yang dapat berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pengiriman, khususnya di wilayah dengan aktivitas pariwisata yang tinggi,” jelas Febri.
Seiring meningkatnya mobilitas wisatawan di Bali, layanan logistik kini menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan perjalanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis pariwisata.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2312 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2234 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1641 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1549 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli