Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Istri Diikat dan Dihajar Suami
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT di Buleleng nampaknya tidak pernah berhenti. Gara-gara anak menangis dan sang istri ingin mengajak pulang, seorang suami nekat menghajar dan mengikat istrinya, sehingga kasus KDRT itu dilaporkan ke Mapolres Buleleng.
Peristiwa kekerasan yang menimpa Komang Mertasih di Dusun Kawan, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng terjadi akhir pekan lalu. Dimana sang suami, Ketut Widana saat itu bersama anak dan korban Mertasih, istrinya menginap di rumah sepupu.
“ Sebelum aksi kekerasan itu terjadi, korban Mertasih ingin mengajak anaknya pulang karena terus menangis, namun oleh pelaku, suaminya tidak diijinkan. Bahkan, langsung memarahi sambil memukul dahi sang istri dan melemparnya dengan batu bata hingga mengenai pinggang, †papar Pahumas Polres Buleleng Kompol. Khaidar Latief.
Aksi kekerasan itu tidak berhenti sampai disana. " Setelah sang istri dan anak diajak pulang, saat dirumahnya pelaku Widana justru mengikat leher sang istri dengan menggunakan seutas tali plastik warna hijau, †ungkap Khaidar.
Dalam penanganan kasus di Mapolres Buleleng, Unit Ruang Pelayanan Khusus, RPK Sat Reskrim Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga tersebut.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang