Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Istri Diikat dan Dihajar Suami

Senin, 1 Oktober 2007, 20:44 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT di Buleleng nampaknya tidak pernah berhenti. Gara-gara anak menangis dan sang istri ingin mengajak pulang, seorang suami nekat menghajar dan mengikat istrinya, sehingga kasus KDRT itu dilaporkan ke Mapolres Buleleng.

 

Peristiwa kekerasan yang menimpa Komang Mertasih di Dusun Kawan, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng terjadi akhir pekan lalu. Dimana sang suami, Ketut Widana saat itu bersama anak dan korban Mertasih, istrinya menginap di rumah sepupu.

“ Sebelum aksi kekerasan itu terjadi, korban Mertasih ingin mengajak anaknya pulang karena terus menangis, namun oleh pelaku, suaminya tidak diijinkan. Bahkan, langsung memarahi sambil memukul dahi sang istri dan melemparnya dengan batu bata hingga mengenai pinggang, ” papar Pahumas Polres Buleleng Kompol. Khaidar Latief.

 

Aksi kekerasan itu tidak berhenti sampai disana. " Setelah sang istri dan anak diajak pulang, saat dirumahnya pelaku Widana justru mengikat leher sang istri dengan menggunakan seutas tali plastik warna hijau, ” ungkap Khaidar.
Dalam penanganan kasus di Mapolres Buleleng, Unit Ruang Pelayanan Khusus, RPK Sat Reskrim Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga tersebut. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami