Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Istri Diikat dan Dihajar Suami
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT di Buleleng nampaknya tidak pernah berhenti. Gara-gara anak menangis dan sang istri ingin mengajak pulang, seorang suami nekat menghajar dan mengikat istrinya, sehingga kasus KDRT itu dilaporkan ke Mapolres Buleleng.
Peristiwa kekerasan yang menimpa Komang Mertasih di Dusun Kawan, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng terjadi akhir pekan lalu. Dimana sang suami, Ketut Widana saat itu bersama anak dan korban Mertasih, istrinya menginap di rumah sepupu.
“ Sebelum aksi kekerasan itu terjadi, korban Mertasih ingin mengajak anaknya pulang karena terus menangis, namun oleh pelaku, suaminya tidak diijinkan. Bahkan, langsung memarahi sambil memukul dahi sang istri dan melemparnya dengan batu bata hingga mengenai pinggang, †papar Pahumas Polres Buleleng Kompol. Khaidar Latief.
Aksi kekerasan itu tidak berhenti sampai disana. " Setelah sang istri dan anak diajak pulang, saat dirumahnya pelaku Widana justru mengikat leher sang istri dengan menggunakan seutas tali plastik warna hijau, †ungkap Khaidar.
Dalam penanganan kasus di Mapolres Buleleng, Unit Ruang Pelayanan Khusus, RPK Sat Reskrim Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga tersebut.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2960 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun