Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Lima Griya di Budakeling Dibobol Maling, Mahkota Pedanda Berlapis Emas Ikut Hilang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Aksi pencurian beruntun yang menyasar griya atau kediaman sulinggih di Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, meresahkan masyarakat.
Dalam kurun waktu sekitar sepekan, sedikitnya lima griya dilaporkan menjadi sasaran pencurian dengan kerugian mencapai ratusan gram emas, termasuk benda sakral berupa bhawa atau mahkota pedanda berlapis emas.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi pencurian pertama terjadi pada Jumat, 29 Mei 2026. Saat itu, dua griya di Desa Budakeling disatroni pelaku yang berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan emas.
Kasus tersebut telah dilaporkan kepada Polsek Bebandem untuk ditindaklanjuti. Namun, pelaku diduga kembali beraksi di wilayah yang sama sepekan kemudian.
Pada Jumat, 5 Juni 2026, tiga kasus pencurian kembali terjadi dengan sasaran griya atau kediaman sulinggih. Dalam aksi kedua tersebut, pelaku tidak hanya mengambil barang berharga, tetapi juga membawa kabur benda sakral yang memiliki nilai religius tinggi bagi umat Hindu.
Bhawa atau mahkota pedanda berlapis emas yang biasa digunakan dalam kegiatan keagamaan dilaporkan ikut hilang dalam aksi pencurian tersebut. Secara keseluruhan, pelaku diduga berhasil menggondol ratusan gram emas dari lima lokasi kejadian yang berbeda.
Baca juga:
7 Pelaku Maling Pura di Sanur Dibekuk
Perbekel Desa Budakeling, Ida Nyoman Adi Permana, membenarkan adanya serangkaian aksi pencurian yang terjadi di wilayahnya dalam beberapa hari terakhir.
"Pencurian sudah di 5 lokasi, pertama 2 lokasi minggulalu dan 3 kejadian hari jumat kemarin," ujarnya via sambungan telepon.
Menurutnya, pemerintah desa telah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menyimpan barang-barang berharga di lingkungan rumah maupun griya.
Pihak desa juga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan motif di balik aksi pencurian beruntun yang telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Atas kejadian tersebut, berbagai rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian kini menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan.
"CCTV lumayan banyak ada di sekitar lokasi, saat ini dalam penyelidikan pihak kepolisian, semoga bisa menjadi petunjuk," tandasnya.
Hingga Senin (8/6/2026) sore, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Kapolsek Bebandem AKP I Gusti Ngurah Bagus Suastawan belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp juga belum mendapat respons.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli