Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Buluk Babi Terancam Tak Memilih

Kamis, 4 Oktober 2007, 20:23 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Warga banjar dinas Buluk Babi Pengosekan, Desa Pekraman Padangtegal, yang selama ini belum jelas keberadaannya terancam tak dapat memilih. Hal ini disebabkan lantaran Desa Mas, Ubud sebagai desa induk yang mewilayahi banjar dinas tersebut tak memberikan warga tersebut memilih di desanya.

 

Demikian terungkap ketika jajaran KPUD Gianyar yang dihadiri oleh Ketua KPUD Gianyar, I Gde Panca Wibawa, Desk Pilkada yang diwakili oleh Ida Bagus Gaga Adisaputra serta jajaran pengurus PPK (Pengurus Pemilih Kecamatan), PPS (Panitia Pemungutan Suara) se-Ubud serta Prebekel Desa Mas, Dewa Sumarthana menggelar rapat di KPUD setempat, Kamis (4/10).

"Dengan alasan yang sangat prinsip, dan masalah psikologis warga kami, untuk sementara pihak KPUD diharap untuk tidak memberikan warga Buluk Babi memilih di Desa Mas," kata Prebekel Dewa Sumarthana.

Terkait dengan masalah ini, Ketua KPUD Gianyar, I Gede Panca Wibawa mengaku bertanggung jawab akan permasalahan ini. Pihaknya bakal mencari jalan alternatif dan mendekati warga Buluk Babi agar memilih ditempat lainnya.

 

Artinya, dalam hal ini KPUD bakal membuatkan TPS khusus buat warga tersebut. Soal dimana TPS itu ditempatkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak Desa yang mau menerima warga tersebut.
"Kami bakal berkoordinasi dulu dengan pihak pemilih dan Desa yang bakal dijadikan tempat memilih. Sebab, sesuai dengan aturan di KPUD, dalam Pilkada nanti tak boleh menghilangkan hak suara seseorang dalam memilih. Jika ini terjadi, bisa dipenjara saya," katanya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami