Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sumber Air Subak Dirampas Oknum PNS

Selat

Rabu, 17 Oktober 2007, 19:16 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sumber mata air di musim kemarau nampaknya menjadi rebutan, bahkan upaya memiliki sumber mata air secara pribadi juga dilakukan.

 

Seperti yang dikeluhkan sejumlah warga Subak Lemo di Desa Selat Kecamatan Sukasada, dimana sumber mata air yang ada dirampas Nyoman Kariana, oknum PNS Kantor Bappeda Kabupaten Buleleng.


Melalui Kelian Subak Lemo, Made Sadra telah dilayangkan surat pengaduan atas perampasan sumber air subak Lemo oleh Nyoman Kariana kepada Camat Sukasada. Namun, pengaduan anggota subak itu tidak pernah ditindaklanjuti dan bahkan berujung pada ancaman penyelesaian secara hukum di pengadilan oleh oknum PNS tersebut.

Kami hanya masyarakat kecil yang tidak tahu menahu tentang hukum, yang kami ketahui, sumber air subak itu sudah ada sejak dulu dan dimanfaatkan oleh masyarakat petani disini, ungkap jurubicara anggota subak, Putu Sutama dan Kelian Subak Lemo, Made Sadra.

Pengaduan anggota subak Lemo kepada Camat Sukasada pada bulan Agustus 2007 lalu, juga ditembuskan kepada Bupati Buleleng, Kadis PU, Kapolres Buleleng, dan instansi terkait lainnya, namun pada pertemuan yang difasilitasi aparat pemerintah tersebut, Nyoman Kariana, oknum PNS Kantor Bappeda Kabupaten Buleleng tidak hadir tanpa alasan.

 



Kami hanya berharap, masalah ini cepat tuntas. Sebab, sawah kami sudah semakin mengering karena tidak mendapatkan air yang biasanya kami dapatkan dari aliran air subak tersebut dan kepada aparat pemrintah untuk memperhatikan masalah ini, papar Sutama.



Terkait permasalahan dan keluhan warga Subak Lemo di Desa Selat belum diperoleh keterangan secara resmi dari Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk mengupayakan masalah tersebut, Camat Sukasada Ketut Susila belum bisa dikonfirmasi karena tidak berada ditempat, demikian halnya saat dihubungi melalui handphone. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami