Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Suami Jadi Korban KDRT
Sangsit
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), biasanya yang menjadi korban adalah sang istri, namun berbeda dengan kasus yang terjadi di Dusun Peken, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan,
justru dalam kasus ini sang suami-lah yang menjadi korban KDRT lantaran nekat menemui anak kandungnya sendiri.
Peristiwa yang terjadi Rabu (17/10) di Dusun Peken, Desa Sangsit itu dilakukan Komang Ariani terhadap suaminya Wayan Artana, dimana Ariani menghajar suaminya, Artana dengan tendangan dan tamparan setelah suaminya itu nekat ingin bertemu dengan anak kandungnya.
Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. Khaidar Latief menyebutkan, pasangan suami istri ini telah lama berpisah tempat tinggal, sebab pelaku Komang Ariani merupakan istri kedua dan tinggal bersama orang tuanya di Desa Sangsit bersama anaknya, Ketut Budirayasa.
“Karena kangen dengan anaknya, korban Wayan Artana mendatanginya ke Sangsit, namun dilarang untuk bertemu dengan anaknya oleh sang istri. Lantaran nekat, Artana akhirnya menjadi korban kekesalan sang istri, yakni dengan ditendang pada bagian paha dan wajahnya ditampar,†papar Pahumas.
Kasus kekerasan dalam rumah tangga, yang mungkin untuk pertama kalinya di Mapolres Buleleng, dimana pihak suami sebagai korban masih ditangani Unit Ruang Pelayanan Khusus, RPK Sat Reskrim Polres Buleleng. Dan dalam sepekan ini, sang istri sebagai pelaku akan dipanggil pihak kepolisian. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6820 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3516 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan