Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Relokasi Pedagang Kembali Gagal Dilakukan

Sabtu, 3 November 2007, 17:58 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Rencana relokasi sejumlah pedagang Pasar Anyar ke Pasar Mumbul kembali gagal dilakukan, menyusul adanya negoisasi antara pedagang dengan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng dan Tim Relokasi Pasar Anyar Singaraja.



Negosiasi antara para pedagang dengan Tim Relokasi di Ruang UPT. Pasar Anyar Singaraja, Sabtu (3/11) pagi dihadiri Direktur Operasional PD Pasar Buleleng, Ketut Joni Jaya Mandala dan perwakilan pedagang yang bakal digusur serta Ketua Tim Relokasi, Ketut Bagiada.

Kami dari pedagang buah meminta kebijaksanaan agar memberikan toleransi kepada pedagang untuk berjualan di sepanjang Jalan Durian (didalam pasar, red), berapapun biayanya kita siap menanggung,ungkap Kadek Tunjung disambut tepuk tangan para pedagang lainnya.


Hal senada juga disampaikan Arik, pedagang buah yang telah lama memanfaatkan bahu Jalan Durian untuk berjualan. Pedagang sanggup mentaati aturan maupun diatur oleh PD Pasar selama diijinkan berjualan di Jalan Durian, tegasnya.

Baik Kadek Tunjung maupun Arik menegaskan, para pedagang yang akan direlokasi tidak akan pindah dari tempatnya di Jalan durian, apabila pedagang yang tidak menetap masih dibiarkan berjualan di Jalan Durian.
Direktur Operasional PD. Pasar Buleleng, Ketut Joni Jaya Mandala belum berani memberikan kepastian maupun keputusan atas permintaan para pedagang tersebut. Akan kita pertimbangkan permohonan itu. PD Pasar masih menunggu permohonan formal dari para pedagang, paparnya.


Terkait kegagalan PD Pasar melalui Tim Relokasi memindahkan para pedagang dari Pasar Anyar ke Pasar Mumbul, Direktur Operasional PD. Pasar Buleleng, Ketut Joni Jaya Mandala mengaku sebuah pertimbangan kemanusiaaan menjadi dasar penundaan relokasi para pedagang tersebut. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami