Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
BI Denpasar Ingatkan 6 Tantangan Perbankan 2008
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemimpin Bank Indonesia Denpasar, Viraguna Bagoes Oka mengingatkan ada enam tantangan penting yang bakal dihadapi perbankan pada 2008. Viraguna melontarkan hal itu pada acara Seminar Akhir Tahun bertajuk ‘Prospek Ekonomi dan Perbankan Bali 2008’, Gedung BI Denpasar, Senin (17/12).
Keenam tantangan tersebut, yakni, (1). Persaingan semakin ketat, baik persaingan sesama bank dalam hal produk, promosi dan suku bunga. Juga persaingan dengan perusahaan pembiayaan (leasing, multifinance) dan alternative pembiayaan lain seperti pegadaian, koperasi, dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD).
(2). Keterbatasan permodalan yang bisa menghambat ekspansi kredit terutama dalam jumlah besar. (3). Faktor makro yang menjadi titik rawan, antara lain lonjakan harga minyak dunia, kenaikan laju inflasi, kenaikan tingkat bunga internasional, turunnya pertumbuhan ekonomi dunia, dan lambannya perbaikan iklim investasi dan bisnis dalam negeri.
(4). Perlu kerja keras untuk meningkatkan kemampuan manajemen risiko dan menekan kejahatan di bidang perbankan. (5). Besarnya tuntutan nasabah sejalan dengan peningkatan 'banking mindedness' yang menuntut perbankan terus melakukan pengembangan produk, kualitas layanan dan teknologi informasi (TI).
(6). Peningkatan efisiensi melalui pengembangan TI, restrukturisasi jaringan distribusi, sentralisasi operasi dan peningkatan pengendalian biaya.
Terkait dengan tantangan tersebut, Bank Indonesia menetapkan lima langkah prioritas. (1) Evaluasi pengaturan perbankan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan termasuk mengurangi beban laporan perbankan. (2) Meningkatkan fungsi pengaturan dan pengawasan yang mengacu pada standar internasional.
(3) Melaksanakan secara optimal risk based supervision (RBS). (4) Mempertajam pemahaman terhadap profil dan kondisi bank untuk memitigasi timbulnya risiko sistematik. (5) Memantapkan efektivitas pelaksanaan law of enforcement terhadap kasus-kasus perbankan dan pelaksanaan fungsi mediasi perbankan. (sss)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan