Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sat Lantas Gandeng Pecalang

Singaraja

Rabu, 23 Januari 2008, 16:23 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Jajaran Polres Buleleng nampaknya angkat tangan dalam menyikapi dan menindak aksi balapan liar di sejumlah titik di Kota Singaraja, sehingga dalam penertiban balapan liar atau trek-trekan tersebut, Sat Lantas Polres Buleleng berencana bakal melibatkan pengaman adat atau pecalang. 

Kasat Lantas Polres Buleleng AKP. Nyoman Geden, Rabu (23/1) siang di Mapolres Buleleng mengungkapkan, rencana keterlibatan para pecalang dalam penertiban balapan liar sebatas wilayah adat yang digunakan sebagai ajang trek-trekan, sebab aksi anak muda tersebut mulai meresahkan warga disekitarnya.


“Mudah-mudahan Pak kita bisa nanti bersurat dulu, koordinasi dengan pengurus adat dan kelian pecalang ke desanya, untuk kita sama-sama jaga di lokasi, biasanya jam berapa kumpul-kumpul kita koordinasikan di tempat itu dan langsung melakukan penertiban,” papar Nyoman Geden.

 



Sebelumnya, berbagai cara dilakukan Sat Lantas Polres Buleleng untuk mengantisipasi ajang balapan liar yang dilakukan di Kawasan Penarukan Singaraja, Lintasan Jalan Singaraja Lovina di Desa Tukadmungga maupun di Jalan Kartini dan Jalan Gajah Mada Singaraja, namun upaya itu tidak membuahkan hasil.

Penertiban yang dilakukan polisi terhadap aksi balapan liar itu juga berimbas pada pengerusakan empat Pos Lantas di Simpang Dewi Sartika, Pos Lantas Simpang Udayana, Pos Lantas Tugu Singa Ambara Raja dan Pos Lantas di Pasar Buleleng, namun pengerusakan yang mengakibatkan kaca pada pos lantas itu pecah sampai saat ini belum berhasil diungkap polisi. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami