Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Korban Bom Bali Pertanyakan Eksekusi Amrozi
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lima tahun sudah, peristiwa tragis Bom Bali I terjadi. Namun hingga kini, para terpidana Kasus Bom Bali I, Amrozi cs, tak kunjung dieksekusi. Bahkan, kini penasihat hukum amrozi, Fahmi Jamed tengah mengajukan PK ke-II. Kondisi ini tak ayal dipertanyakan oleh keluarga korban Bom Bali I.
Nyoman Rencin misalnya. Janda Almarhum Ketut Sumerawat yang menjadi salah satu korban tewas Bom Bali I, mengaku kecewa dengan prosedur penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, penegakan hukum di Indonesia terlalu ruwet dan bertele-tele.
“Hukum di Indonesia sepertinya hanya milik orang kaya saja. Padahal Amrozi cs, sudah terbukti bersalah membunuh ratusan orang yang tidak bernyawa. Sementara narapidana lain seperti Tibo cs, (terpidana mati kerusuhan Poso, red) dengan mudah dieksekusi, tanpa menunggu PK,” ungkapnya.
Sementara itu, pengamat hukum dari Universitas Udayana, Gede Suardhana menyimpulkan pengajuan PK ke-II oleh penasihat hukum Amrozi cs, hanya sekedar mencari sensasi publik.
“Pengajuan ini hanya untuk mencari sensasi kepada masyarakat saja. Selain itu, pengajuan PK ini juga dijadikan sarana untuk mengulur-ngulur waktu eksekusi Amrozi cs,” terangnya.
Lebih lanjut Gede mengatakan, pengajuan PK ke-II sebenarnya tidak diatur dalam Undang-Undang. Seharunya, usai pengajuan PK ke-I, langsung dilanjutkan dengan permohonan grasi.
“Kejaksaan harus menyelesaikan janjinya untuk mengeksekusi Amrozi cs Februari nanti,” ujarnya. (psk)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1146 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 900 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 724 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 668 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik