Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Kapolda Bali : Villa Liar Rawan Kejahatan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Maraknya villa liar yang rawan akan tindak kejahatan, ditanggapi Kapolda Bali Irjen Pol Drs Paulus Purwoko. Dikatakannya, penanganan villa liar tidak cukup hanya dilakukan aparat kepolisian, tapi juga kewajiban instansi yang berwenang.
Dijelaskannya, rawannya villa ilegal dijadikan sasaran kejahatan, karena terbentur faktor keamanan. Pada umumnya, pemilik villa tidak berkenan menyediakan pengamanan pribadi.
Kapolda menuding, pengaturan pengamanan villa terpencil semacam itu, adalah kewenangan instansi lain, seperti dinas pariwisata.
“Sepatutnya, dalam perizinan dimasukkan syarat untuk menyediakan fasilitas dan personil pengamanan,” paparnya saat bertemu dengan Komisi I DPRD Bali, Kamis (14/2).
Disisi lain, Polisi juga tidak bisa terjun langsung untuk merazia, apalagi melakukan penutupan villa. Karena pada prakteknya, villa yang dibangun penduduk, hanyalah untuk rumah pribadi. Kapolda memaklumi bila mereka tidak akan mampu menyediakan petugas keamanan.
Semestinya, pemilik villa di satu kawasan, saling berkoordinasi untuk melakukan pengamanan tersendiri. Sejatinya, polisi siap bekerjasama untuk mem back-up pam prakarsa seperti itu. Kapolda menilai, kesadaran masyarakat dalam memprioritaskan pengamanan preventif masih rendah. Dia mencontohkan pengamanan villa di Ubud yang sudah merupakan villa legal dan permanen pun, tetap saja belum berubah.
Meski, Kapolda sudah beberapa kali mengumpulkan pemilik villa untuk memperbaiki standar keamanan. Menanggapi soal pengamanan villa, Ketua Asosiasi Villa Bali Ismoyo S Soemarlan menyebut, untuk pengamanan villa yang legal dan tergabung dalam asosiasi telah diatur secara tegas mengenai jumlah personil dan kapasitasnya.
Kata Ismoyo, yang sulit adalah untuk melakukan pengaturan villa ilegal yang jumlahnya lebih banyak dibanding yang legal. Selain itu, muncul pula rumah-rumah penduduk yang kemudian disewakan sebagai villa. “Seperti yang didiami Heidi Murphy (korban), sebenarnya bukan villa tapi rumah sewa,” ungkapnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8585 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5933 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3734 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2558 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar