Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
Halaman Depan Ada Banner Syur
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seseorang mengirim email ke redaksi, Selasa (4/3) malam, memberitahukan bahwa webiste Dinas Pariwisata Gianyar Kena Hack. Ketika redaksi mengakses website yang beralamat di www.diparda.gianyarkab.go.id tampak sebuah banner bertuliskan “tokoasmara.com†disertai gambar seorang pria sedang mencium leher wanita.
Uniknya banner syur tersebut muncul bergantian dengan banner ucapan “Rahajeng Nyanggra Rahina Nyepi Caka 1930â€. Sedangkan dibagian bawah banner terdapat tulisan berjalan “Kami dari Dinas Pariwisata Kab. Gianyar salah memilih pembuat web yang tidak profesionalâ€.
Ari Kurniawan, pakar web dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang juga webmaster portal beritabali.com menyampaikan bahwa kemunculan banner syur tersebut karena lemahnya pengamanan Content Manajemen Sistem (CMS). “Pembuat website meletakkan link CMS pada pojok kanan bawah website, celakanya login CMS bisa dimasuki dengan mudah,†ujar Ari Kurniawan.
Lebih lanjut Ari Kurniawan atau yang akrab dipanggil Wawan menyampaikan, dengan masuk ke CMS maka penyusup bisa mengganti atau menambah informasi apa saja. “Teknik dasar yang dipakai untuk membobol adalah SQL Injection,†ungkap Wawan. Sedangkan pihak Pemerintah Kabupaten Gianyar ketika dikonfirmasi lewat email belum ada tanggapan. Namun pagi ini (5/3) saat berita ini dionlinekan halaman depan website sudah normal kembali, hanya saja pada menu buku tamu masih terdapat gambar-gambar syur.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4594 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2405 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2060 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1661 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1097 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun