Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Savate Jembrana Borong 3 Emas di Kejuaraan Surabaya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Cabang olahraga Savate Jembrana terus menunjukkan perkembangan positif. Pada ajang Kejuaraan Tinju Amatir Piala Wali Kota Surabaya 2026, kontingen asal Bumi Makepung sukses membawa pulang tiga medali emas dan satu medali perunggu.
Prestasi tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi Savate Jembrana yang tergolong sebagai cabang olahraga baru di Kabupaten Jembrana. Dikutip dari Wikipedia Savate atau French Boxing adalah olahraga bela diri asal Prancis yang memadukan teknik tinju Barat dengan berbagai variasi tendangan kaki. Ciri khas utamanya adalah penggunaan sepatu khusus, yang berasal dari bahasa Prancis savate yang berarti "sepatu tua".
Hasil ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan atlet dan kerja keras tim pelatih mulai membuahkan hasil. Sebelum berlaga di Surabaya, Savate Jembrana juga telah mencatatkan debut pada ajang Uluwatu Fight Night dengan menurunkan empat petarung. Dari penampilan tersebut, dua atlet berhasil meraih kemenangan, sementara dua atlet lainnya mampu memberikan perlawanan sengit hingga pertandingan berakhir.
Ketua Umum Savate Jembrana, Ida Bagus Ketut Wipradana, S.Pd., mengatakan capaian tersebut menjadi langkah awal yang positif untuk memperkenalkan olahraga Savate kepada masyarakat Jembrana maupun Bali.
"Saya berharap olahraga Savate semakin dikenal di kalangan masyarakat. Karena potensi untuk prestasi dari Porjar, Porprov, Kejurprov hingga Kejurnas peluangnya sangat besar," ujarnya, Sabtu (04/07/2026).
Menurutnya, peluang Savate berkembang di Jembrana masih terbuka lebar. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, cabang olahraga ini diyakini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.
Pelatih Savate Jembrana, Gede Antara Saputra, menjelaskan keberhasilan para atlet merupakan hasil dari latihan intensif yang dijalani selama beberapa bulan terakhir. Program latihan difokuskan pada peningkatan teknik, kondisi fisik, hingga kesiapan mental bertanding.
"Persiapan sudah selesai, sekarang waktunya percaya pada latihan yang sudah dijalani. Saya akan masuk ke ring dengan percaya diri, menghormati lawan, dan bertarung sampai akhir," katanya.
Salah seorang atlet, Ali Sodikin, mengaku seluruh proses latihan menjadi bekal penting sebelum menghadapi pertandingan.
"Persiapan kali ini benar-benar menguras tenaga dan mental. Tapi setiap latihan membuat saya semakin yakin. Sekarang tinggal menjaga fokus, dan di hari H saya ingin menunjukkan hasil dari semua proses itu," ucapnya.
Baca juga:
Petinju Bali Raih 2 Emas di Kejurnas Palu
Hal serupa disampaikan atlet lainnya, Angga Witarto. Ia menilai setiap sesi latihan menjadi kesempatan untuk memperbaiki kemampuan sehingga dapat tampil maksimal saat bertanding.
"Tidak ada latihan yang sia-sia. Setiap hari kami terus memperbaiki diri, dari teknik, fisik, sampai mental. Hari pertandingan tinggal menghitung waktu, dan saya siap memberikan yang terbaik," ungkapnya.
Raihan tiga medali emas dan satu medali perunggu menjadi modal penting bagi Savate Jembrana untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan selanjutnya. Prestasi tersebut juga diharapkan mampu menarik minat generasi muda di Kabupaten Jembrana untuk mengenal dan menekuni olahraga Savate, yang memiliki peluang besar mencetak prestasi mulai dari tingkat pelajar hingga kejuaraan nasional.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3520 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1125 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 523 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 500 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun