Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Masyarakat Bikin Migor Sendiri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kenaikan harga minyak goreng (migor) secara nasional juga sangat dirasakan masyarakat Jembrana. Dari pantauan di lapangan, harga minyak goreng melonjak dari harga Rp. 10.000-Rp. 13.500/liter menjadi Rp. 14.000 - Rp.17.000/liternya. Terkait hal tersebut, Pemkab Jembrana mensubsidi KK Miskin Rp. 2.000 untuk satu kilogram migor.
Kepala Dinas Perindagkop, I Made Sudantra saat dikonfirmasi, mengakui secara nasional kenaikan harga kebutuhan pokok khususnya minyak mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. “Kendatipun harga migor mengalami kenaikan, namun stok migor di Jembrana masih mencukupi, “tegasnya. Harga migor yang melambung tinggi, kata Sudantra, membuat masyarakat banyak mengalihkan kebiasaannya.
“Ketika migor mengalami kenaikan, banyak anggota masyarakat kita utamanya ibu-ibu di pedesaan beralih dari membeli menjadi membuat migor. Karena dengan modal tenaga dan empat butir kelapa saja, mereka sudah bisa mendapatkan satu liter migor. Belum lagi limbahnya yang banyak manfaatnya, “ungkap Sudantra mencontohkan.
Sementara itu, Prof. Winasa, mengatakan kondisi sulit ini harus segera diatasi. “Lonjakan harga migor tentunya berdampak kepada penambahan beban hidup masyarakat, apalagi KK Miskin,” ungkapnya. Untuk itu pihaknya menyiapkan subsidi migor kepada KK Miskin sebesar Rp. 2.000/ kg migor.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 551 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 485 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 419 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 417 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik