Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 3 Oktober 2026
Masyarakat Bikin Migor Sendiri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kenaikan harga minyak goreng (migor) secara nasional juga sangat dirasakan masyarakat Jembrana. Dari pantauan di lapangan, harga minyak goreng melonjak dari harga Rp. 10.000-Rp. 13.500/liter menjadi Rp. 14.000 - Rp.17.000/liternya. Terkait hal tersebut, Pemkab Jembrana mensubsidi KK Miskin Rp. 2.000 untuk satu kilogram migor.
Kepala Dinas Perindagkop, I Made Sudantra saat dikonfirmasi, mengakui secara nasional kenaikan harga kebutuhan pokok khususnya minyak mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. “Kendatipun harga migor mengalami kenaikan, namun stok migor di Jembrana masih mencukupi, “tegasnya. Harga migor yang melambung tinggi, kata Sudantra, membuat masyarakat banyak mengalihkan kebiasaannya.
“Ketika migor mengalami kenaikan, banyak anggota masyarakat kita utamanya ibu-ibu di pedesaan beralih dari membeli menjadi membuat migor. Karena dengan modal tenaga dan empat butir kelapa saja, mereka sudah bisa mendapatkan satu liter migor. Belum lagi limbahnya yang banyak manfaatnya, “ungkap Sudantra mencontohkan.
Sementara itu, Prof. Winasa, mengatakan kondisi sulit ini harus segera diatasi. “Lonjakan harga migor tentunya berdampak kepada penambahan beban hidup masyarakat, apalagi KK Miskin,” ungkapnya. Untuk itu pihaknya menyiapkan subsidi migor kepada KK Miskin sebesar Rp. 2.000/ kg migor.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1101 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 434 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 398 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 353 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 293 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung