Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Peluru Nyasar Serang Rumah Ketua PIB

Denpasar

Minggu, 16 Maret 2008, 19:40 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Setelah sempat menggegerkan Jalan Tunjung Sari Gatsu (tahun lalu), peluru nyasar kembali getarkan warga Jalan Ratna VI Gang 1 Denpasar, Minggu (16/3). Dua peluru nyangkut di rumah Ketua PIB (Partai Indonesia Baru), Dewa Kadek Astawa. Sebutir peluru ditemukan di kamar karyawan, sedangkan satu peluru lagi bergentayangan entah kemana. Pastinya, sebutir peluru itu, menjebol atap terbuat dari seng di kamar Ngurah Mertayasa, karyawan dari Dewa Kadek Astawa.


Dapat dilihat jelas, proyektil berwarna putih diduga jenis revolver yang biasa digunakan polisi. Peluru kecil itu kini ditangani Labfor untuk dilakukan uji balistik. Saksi menyebutkan, Dewa Kadek Astawa memperkerjakan 7 karyawan sebagai jasa penguras WC. Ketika kejadian, 7 karyawan yang seorang diantaranya sudah beristri, sedang tertidur lelap. Ada satu karyawan, yakni Gede Asta yang masih menonton TV. Tiba-tiba sekitar pukul 00.30 Wita, Gede Asta dikejutkan suara ledakan kecil dari atap. Ledakan kecil itu berasal dari kamar temannya, Ngurah Mertayasa. Dia coba melihat keluar, tapi tidak ditemukan siapa-siapa. Gede Asta pun melanjutkan tidurnya.

 

Sekitar satu jam kemudian, sekitar pukul 01.30 Wita, Gede Asta kembali terbangun karena digetarkan suara ledakan kecil yang berasal dari kamar Ngurah Mertayasa, yang lagi tidur. Curiga ada yang tidak beres, Gede Asta keluar. Tapi di luar sepi, tidak ada lalu-lalang orang lewat. Dia kembali melanjutkan tidur.


Esok paginya (16/3), barulah terkuak, bahwa ledakan kecil itu berasal dari peluru nyasar. Peluru itu menembus atap seng di kamar Ngurah Mertayasa, sehingga menimbulkan lubang kecil. Penemuan proyektil tanpa disengaja, saat Ngurah Mertasaya menyapu kamar sekitar pukul 07.30 Wita. Dia kaget melihat sebutir peluru di kamarnya dan melaporkan ke rekan-rekannya. Didalam rumah, Dewa Kadek Astawa yang mendengar suara ribu-ribut di kamar karyawannya, keluar dan mencari tahu. Mantan Ketua DPC PDI-P Buleleng ini menerima informasi kalau karyawan menemukan sebutir peluru. "Saya terima laporan dari karyawan ada penemuan peluru. Bukan saya yang melaporkan ke polisi tapi karyawan," bebernya.


Disinggung apakah peluru nyasar ini bernuansa politik, menyangkut jabatannya sebagai Ketua PIB Bali? Astawa menjawab bahwa dia merasa tidak punya musuh. Dia pun menyerahkan penyelidikan ke aparat kepolisian. Satuan Reskrim Polsek Dentim yang menerima laporan sekitar pukul 11.30 Wita, segera terjun ke TKP (tempat kejadian perkara). Tak ketinggalan Kapoltabes Denpasar, Kombes Pol Yopianes Mahar SH dan Kasatreskrim, Kompol Rendra Redita Dewayana Sik. Turut serta Satuan Brimobda Polda Bali.


Olah TKP dilakukan, baik di atas atap, didalam kamar, dan diluar pekarangan rumah. Penjagaan super ketat dilakukan pasukan Brimob dengan memasang garis pembatas police line.Kombes Yopianes mengatakan, penyelidikan masih berlangsung dan sebutir proyektil yang ditemukan masih dicek labfor. "Uji balistik masih dilakukan Labfor. Nanti diketahui jenis proyektil. Kita belum bisa berandai-andai darimana peluru itu datang," ucapnya. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami