Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Wartawan Detik.Com Kemalingan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Maling sekarang sudah tidak pandang bulu. Tak hanya rumah anggota polisi dan jaksa yang menjadi sasaran aksi curat komplotan maling di Desa Sambangan. Rumah wartawan Detik.com juga dibobol hingga mengakibatkan hilangnya dua buah telpon genggam. “Ya, rumah saya juga tidak luput dari sasaran maling ini, padahal di sekitar sini banyak rumah polisi. Dua handphone saya hilang dan belum ditemukan sampai saat ini. Pelakunya masuk dengan membobol pintu rumah belakang,” jelas Gede Suardana, wartawan detik.com Denpasar Bali.
Aksi curat dengan menyasar rumah wartawan itu terungkap saat kedua pelaku komplotan maling Sambangan, Putu Pande Yasa alias Plotot (27) dan Ketut Mertayasa alias Kejus (18) dibekuk Unit Reskrim Polsektif Sukasada. Dalam pengakuannya, kedua pelaku beraksi di Jalan Bhayangkara Desa Sambangan dengan menyatroni sebagian rumah di lokasi tersebut.
Dari pengungkapan kasus curat yang dilakukan para residivis itu, sedikitnya 25 rumah menjadi sasaran Plotot dan Kejus. Namun hingga kini polisi baru berhasil mengungkap 10 TKP. “Sisanya masih kita kembangkan terkait pencarian barang bukti,” ujar Kapolsektif Sukasada, AKP Nyoman Surita. Tertangkapnya komplotan curat kelas kakap oleh Unit Reskrim Polsektif Sukasada berawal dari laporan warga Desa Sambangan yang kehilangan sebuah tabung gas. Dari hasil penyelidikan selanjutnya, aksi pencurian itu mengarah pada Putu Pande Yasa alias Plotot dan kemudian menyeret Ketut Mertayasa alias Kejus.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 556 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 493 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 420 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 420 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik