Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ibu Dua Anak Tewas Gantung Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Frustasi karena penyakit yang diderita tidak sembuh, Ni Ketut Metri (35) seorang ibu yang telah dikarunia dua orang anak, Rabu (14/5) pagi tewas gantung diri dengan mengunakan kain kamben, pada plafon kamar mandi rumahnya, di Desa Padangbulia Kecamatan Sukasada. Korban Ni Ketut Metri ditemukan Ketut Kunci (50) pertama kali dalam kondisi tergantung dan lemas di dalam kamar mandi rumahnya di Desa Padangbulia. Kejadian ini kontan membuat geger warga setempat.
“Untuk sementara, motif gantung diri ini karena korban frustasi, sebab penyakit yang dideritanya sejak dua tahun lalu tidak bisa sembuh. Korban ditemukan telah meninggal dunia oleh mertuanya di kamar mandi sekitar jam empat pagi tadi,” ungkap Kapolsektif Gerokgak, Iptu. Nyoman Sudirga saat melakukan evakuasi korban. Berdasarkan olah lokasi peristiwa yang dilakukan Unit Reskrim Polsektif Sukasada dan pemeriksaan medis dari Puskesmas Sukasada, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. ”Ini murni bunuh diri, hanya luka pada leher akibat jeratan kain kamben,” ujar Sudirga.
Keterangan di lokasi peristiwa menyebutkan, sebulan sebelumnya, korban Ni Ketut Metri kepergok suaminya Kadek Renten (33) melakukan upaya bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangan kiri mengunakan pisau. ”Untunnya ketahuan saat mau menyayat pergelangan tangannya sehingga dapat saya cegah,” cerita Renten. Selain akibat frustasi karena penyakitnya tidak bisa disembuhkan, aksi bunuh diri dengan gantung diri yang dilakukan ibu dua anak itu juga akibat tekanan ekonomi untuk menghidupkan keluarganya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang