Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Tiga Penyebar Black Campaign Win-Ap Dilepas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tiga pelaku yakni Ketut Sudika (38), Bram Larosa (26) dan Hery Sunarta (34), diamankan, Kamis (15/5) di seputaran Ubung jalan Cokroaminoto Denpasar. Mereka kedapatan menyebarkan stiker fitnah terhadap Win-AP, calon Gubernur Bali. Dengan alasan kasus tersebut bersifat delik aduan, Direktorat Reskrim Polda Bali, tidak menahan tiga pelaku. Penangkapan tiga pelaku tak luput dari laporan pengaduan anggota tim sukses paket Win-AP, Nengah Nurlaba, Warga Jalan Gunung Agung Gang III No 1, Negara. Dia melaporkan terkait maraknya pamflet yang berisikan penghinaan dan pencemaran nama baik Win-Ap ke Polda Bali.
Laporan Nengah Nurlaba diterima langsung Aipda Gusti Nyoman Muleh dan mendapat nomor laporan Stpl 181/V/2008/Dit Reskrim. Tim buser Dit Reskrim Polda Bali bergerak cepat. Pasca menerima informasi penyebaran pamflet berisi fitnah terhadap kandidat Gubernur Gede Winasa di seputaran kawasan Ubung, Jalan Cokroaminoto. Tim buser langsung bergerak dan menangkap tiga orang pelaku penyebar pamflet fitnah, Kamis (15/5) dinihari pukul 01.30. Ketiga pelaku tertangkap basah memasang pamflet yang menghina status agama Gede Winasa, di sepanjang kawasan Ubung. Kesannya tiga pelaku amatiran. Mereka tak menyadari sejumlah pasang mata aparat buser, mengintai dari jarak jauh. Mereka pun dibekuk setelah sempat menempel beberapa lembar pamflet. Selain mengamankan tiga pelaku, turut disita 900 rim pamflet plus 45 stiker.
Kepada penyidik Dit Reskrim Polda Bali, Ketut Sudika mengaku menjalani profesi sebagai penempel pamflet bersama dengan dua temannya. Ini dilakukan lantaran kepincut bayaran yang lumayan tinggi. Dari keterangannya, untuk masing-masing kabupaten/kota, ketiganya mendapat bayaran Rp 2 juta/orang. Ketut Sudika mengaku memperoleh dari seseorang di Jakarta. Didesak penyidik, siapa yang menyuruh, ketiganya kompak bungkam. Dilaporkan, penyidik Dit Reskrim Polda Bali melepas ketiganya. Mereka hanya dimintai keterangan seputar aksinya menempel pamflet yang berisi penghinaan dan pencemaran nama baik pasangan Gusti Bagus Alit Putra, Ketua DPD Partai Demokrat Bali ini. "Polda Bali belum menerima laporan dari pihak korban. Karena kasusnya bersifat delik aduan, ketiganya tidak kita tahan," ujar Wadir Reskrim AKBP Erwin Ch Rusmana.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8343 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5765 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3610 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2440 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar