Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menengok Perajin Bata di Desa Tegal Badeng Barat

Sabtu, 24 Mei 2008, 14:04 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Bata, itulah yang membuat Desa Tegal Badeng Barat terkenal di Bali. Tak heran desa ini dikenal sebagai desa penghasil bata, pasalnya sebagian besar warga di desa ini bermata pencaharian sebagai perajin bata. Tanah di desa ini pun banyak yang bopeng lantaran ditambang terus menerus, untuk dijadikan bahan baku pembuatan bata. Saat berproduksi, sedikitnya perajin bata di desa ini menambang tanah sedalam 0.5 meter pada sebidang tanah berukuran 1 meter persegi. Made Astini (44), salah seorang perajin bata mengatakan, dalam sehari sedikitnya ia bisa memproduksi 500 bata. Untuk memudahkan pencetakan, ia mencapur tanah liat dengan sabut kelapa.

Lebih lanjut Astini mengatakan, untuk menyelesaikan serangkaian pembuatan bata, diperlukan waktu sedikitnya seminggu mulai dari penambangan sampai pembakaran usai. Untuk mendapatkan bata berkualitas baik, saat pembakaran, bata dibakar dengan kayu kelapa. Selain apinya kuat, bara dari kayu kelapa mampu bertahan lama. Sekali membakar, setidaknya Astini membakar 10.000 bata sekaligus "Sekali membakar sedikitnya saya bakar 10.000. Kalau kurang dari 10.000 saya bisa rugi. Kalau pesanannya kurang dari 10.000, ya saya buat sebanyak itu aja, hitung-hitung untuk cadangan," ujarnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami