Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 April 2026
Denpasar Rancang ‘Food Centre’
Denpasar
Sabtu, 7 Juni 2008,
15:21 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar bertekad untuk mewujudkan pusat kawasan wisata kuliner (food centre) dengan mengangkat masakan lokal sebagai ciri khasnya.
Lokasinya rencananya di pantai Matahari Terbit Sanur. Selain pengunjung bisa menikmati makanan dengan berbagai pilihan, juga bisa menikmati keindahan pantai Sanur.
“Kami terinspirasi dari keberadaan restoran maupun rumah makan di kota Makassar (Sulawesi Selatan) yang selalu ramai pengunjung baik penduduk setempat maupun wisatawan domestik. Yang menarik, bukan hanya karena didominasi jenis makanan ikan laut, tapi juga berhasil mengangkat local genius- nya sebagai ciri khasnya,†ujar Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Denpasar, I Nyoman Aryana usai melakukan studi
banding seputar tentang usaha kecil menengah (UKM) di Kota Makassar, Sabtu (7/6).
Menurut Aryana, makanan khas lokal Bali yang potensial ditawarkan cukup bervariasi, seperti sate kakul (sejenis kerang sawah), sate languan (ikan laut campur kelapa), sate plecing, ayam betutu, lawar kuir, jukut ares (sayur dari pohon pisang), dan lainnya. Bila program food centre ini terwujud, selain memberikan kemudahan bagi wisatawan domestik dalam memenuhi kebutuhan makanan juga sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat.
Food centre ini dirancang dengan pangsa pasar masyarakat menengah ke bawah, baik masyarakat setempat maupun wisatawan domestik. Diakui saat ini, di Denpasar belum ada kawasan khusus yang menjual makanan.
Di kawasan Jalan Teuku Umar yang sempat pada awalnya dirancang sebagai pusatnya rumah makan dan restoran tidak berhasil karena dipicu cepatnya laju perkembangan pembangunan yang mengalahkan cepatnya upaya penataan peruntukan, sehingga di sepanjang jalan itu muncul beraneka macam usaha. (sss)
Lokasinya rencananya di pantai Matahari Terbit Sanur. Selain pengunjung bisa menikmati makanan dengan berbagai pilihan, juga bisa menikmati keindahan pantai Sanur.
“Kami terinspirasi dari keberadaan restoran maupun rumah makan di kota Makassar (Sulawesi Selatan) yang selalu ramai pengunjung baik penduduk setempat maupun wisatawan domestik. Yang menarik, bukan hanya karena didominasi jenis makanan ikan laut, tapi juga berhasil mengangkat local genius- nya sebagai ciri khasnya,†ujar Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Denpasar, I Nyoman Aryana usai melakukan studi
banding seputar tentang usaha kecil menengah (UKM) di Kota Makassar, Sabtu (7/6).
Menurut Aryana, makanan khas lokal Bali yang potensial ditawarkan cukup bervariasi, seperti sate kakul (sejenis kerang sawah), sate languan (ikan laut campur kelapa), sate plecing, ayam betutu, lawar kuir, jukut ares (sayur dari pohon pisang), dan lainnya. Bila program food centre ini terwujud, selain memberikan kemudahan bagi wisatawan domestik dalam memenuhi kebutuhan makanan juga sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat.
Food centre ini dirancang dengan pangsa pasar masyarakat menengah ke bawah, baik masyarakat setempat maupun wisatawan domestik. Diakui saat ini, di Denpasar belum ada kawasan khusus yang menjual makanan.
Di kawasan Jalan Teuku Umar yang sempat pada awalnya dirancang sebagai pusatnya rumah makan dan restoran tidak berhasil karena dipicu cepatnya laju perkembangan pembangunan yang mengalahkan cepatnya upaya penataan peruntukan, sehingga di sepanjang jalan itu muncul beraneka macam usaha. (sss)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1813 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026