Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 8 September 2026
Denpasar Rancang ‘Food Centre’
Denpasar
Sabtu, 7 Juni 2008,
15:21 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar bertekad untuk mewujudkan pusat kawasan wisata kuliner (food centre) dengan mengangkat masakan lokal sebagai ciri khasnya.
Lokasinya rencananya di pantai Matahari Terbit Sanur. Selain pengunjung bisa menikmati makanan dengan berbagai pilihan, juga bisa menikmati keindahan pantai Sanur.
“Kami terinspirasi dari keberadaan restoran maupun rumah makan di kota Makassar (Sulawesi Selatan) yang selalu ramai pengunjung baik penduduk setempat maupun wisatawan domestik. Yang menarik, bukan hanya karena didominasi jenis makanan ikan laut, tapi juga berhasil mengangkat local genius- nya sebagai ciri khasnya,†ujar Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Denpasar, I Nyoman Aryana usai melakukan studi
banding seputar tentang usaha kecil menengah (UKM) di Kota Makassar, Sabtu (7/6).
Menurut Aryana, makanan khas lokal Bali yang potensial ditawarkan cukup bervariasi, seperti sate kakul (sejenis kerang sawah), sate languan (ikan laut campur kelapa), sate plecing, ayam betutu, lawar kuir, jukut ares (sayur dari pohon pisang), dan lainnya. Bila program food centre ini terwujud, selain memberikan kemudahan bagi wisatawan domestik dalam memenuhi kebutuhan makanan juga sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat.
Food centre ini dirancang dengan pangsa pasar masyarakat menengah ke bawah, baik masyarakat setempat maupun wisatawan domestik. Diakui saat ini, di Denpasar belum ada kawasan khusus yang menjual makanan.
Di kawasan Jalan Teuku Umar yang sempat pada awalnya dirancang sebagai pusatnya rumah makan dan restoran tidak berhasil karena dipicu cepatnya laju perkembangan pembangunan yang mengalahkan cepatnya upaya penataan peruntukan, sehingga di sepanjang jalan itu muncul beraneka macam usaha. (sss)
Lokasinya rencananya di pantai Matahari Terbit Sanur. Selain pengunjung bisa menikmati makanan dengan berbagai pilihan, juga bisa menikmati keindahan pantai Sanur.
“Kami terinspirasi dari keberadaan restoran maupun rumah makan di kota Makassar (Sulawesi Selatan) yang selalu ramai pengunjung baik penduduk setempat maupun wisatawan domestik. Yang menarik, bukan hanya karena didominasi jenis makanan ikan laut, tapi juga berhasil mengangkat local genius- nya sebagai ciri khasnya,†ujar Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Denpasar, I Nyoman Aryana usai melakukan studi
banding seputar tentang usaha kecil menengah (UKM) di Kota Makassar, Sabtu (7/6).
Menurut Aryana, makanan khas lokal Bali yang potensial ditawarkan cukup bervariasi, seperti sate kakul (sejenis kerang sawah), sate languan (ikan laut campur kelapa), sate plecing, ayam betutu, lawar kuir, jukut ares (sayur dari pohon pisang), dan lainnya. Bila program food centre ini terwujud, selain memberikan kemudahan bagi wisatawan domestik dalam memenuhi kebutuhan makanan juga sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat.
Food centre ini dirancang dengan pangsa pasar masyarakat menengah ke bawah, baik masyarakat setempat maupun wisatawan domestik. Diakui saat ini, di Denpasar belum ada kawasan khusus yang menjual makanan.
Di kawasan Jalan Teuku Umar yang sempat pada awalnya dirancang sebagai pusatnya rumah makan dan restoran tidak berhasil karena dipicu cepatnya laju perkembangan pembangunan yang mengalahkan cepatnya upaya penataan peruntukan, sehingga di sepanjang jalan itu muncul beraneka macam usaha. (sss)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3220 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 722 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 668 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026