Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jalur Singaraja Gilimanuk Nyaris Macet
Lokapaksa
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ratusan warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt kembali turun ke jalan melakukan aksi demo menuntut ‘perbekel mesum’ dicopot dengan segera dari jabatannya, bahkan aksi warga dengan memblokir jalan tersebut nyaris memacetkan arus lalu lintas Singaraja Gilimanuk.
Penonaktifan Jabatan Perbekel Desa Lokapaksa I Gusti Made Kusuma Yasa melalui surat Camat Seririt tidak membuat warga Desa Lokapaksa menghentikan aksinya untuk menuntut pencopotan ‘perbekel mesum’ tersebut, bahkan Jumat (13/6), aksi warga nyaris memacetkan jalur Singaraja Seririt dengan memblokir jalur pantura itu di simpang empat pintu masuk Desa Lokapaksa.
Awalnya, ratusan warga yang dikomando Astika berkumpul di depan Kantor Desa Lokapaksa, namun kemudian warga secara spontan memblokir jalan desa dan bergerak hingga simpang empat desa Lokapaksa dengan memblokir dan menutup jalur Pantura, bilamana keinginan warga untuk menggulingkan Perbekel Gusti Made Kusuma Yasa tidak di gubris atau ditanggapi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lokapaksa.
”Kami hanya ingin, BPD melaksanakan rapat pleno untuk mengusulkan pemberhentian Kusuma Yasa sebagai Perbekel Lokapaksa, sebab Kusuma Yasa tidak layak menjadi Perbekel karena berkelakuan bejat, amoral dan asusila,” ungkap Astika.
Aksi warga dengan memblokir jalan Pantura Bali Utara itu akhirnya dapat dikendalikan setelah Kapolsektif Seririt, AKP, Ketut Naya bersama kekuatan Pasukan Dalmas Sat Samapta berupaya melakukan negoisasi.
”Kita coba redam warga yang ingin menutup jalur Pantura, usaha kita berhasil setalah kita hubungi ketua dan sejumlah anggota BPD Lokapaksa,” ungkap Kapolsektif Seririt, Ketut Naya.
Setelah mendapatkan jawaban BPD Lokapaksa bakal melakukan rapat pleno, warga Desa Lokapaksa akhirnya membubarkan diri dan menurut rencana, Sabtu (14/6) BPD Lokapaksa bersama sejumlah tokoh masyarakat akan menggelar pertemuan secara terbatas. (sas)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan