Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jalur Singaraja Gilimanuk Nyaris Macet

Lokapaksa

Jumat, 13 Juni 2008, 20:13 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Ratusan warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt kembali turun ke jalan melakukan aksi demo menuntut ‘perbekel mesum’ dicopot dengan segera dari jabatannya, bahkan aksi warga dengan memblokir jalan tersebut nyaris memacetkan arus lalu lintas Singaraja Gilimanuk.

Penonaktifan Jabatan Perbekel Desa Lokapaksa I Gusti Made Kusuma Yasa melalui surat Camat Seririt tidak membuat warga Desa Lokapaksa menghentikan aksinya untuk menuntut pencopotan ‘perbekel mesum’ tersebut, bahkan Jumat (13/6), aksi warga nyaris memacetkan jalur Singaraja Seririt dengan memblokir jalur pantura itu di simpang empat pintu masuk Desa Lokapaksa.

Awalnya, ratusan warga yang dikomando Astika berkumpul di depan Kantor Desa Lokapaksa, namun kemudian warga secara spontan memblokir jalan desa dan bergerak hingga simpang empat desa Lokapaksa dengan memblokir dan menutup jalur Pantura, bilamana keinginan warga untuk menggulingkan Perbekel Gusti Made Kusuma Yasa tidak di gubris atau ditanggapi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lokapaksa.

”Kami hanya ingin, BPD melaksanakan rapat pleno untuk mengusulkan pemberhentian Kusuma Yasa sebagai Perbekel Lokapaksa, sebab Kusuma Yasa tidak layak menjadi Perbekel karena berkelakuan bejat, amoral dan asusila,” ungkap Astika.

Aksi warga dengan memblokir jalan Pantura Bali Utara itu akhirnya dapat dikendalikan setelah Kapolsektif Seririt, AKP, Ketut Naya bersama kekuatan Pasukan Dalmas Sat Samapta berupaya melakukan negoisasi.

”Kita coba redam warga yang ingin menutup jalur Pantura, usaha kita berhasil setalah kita hubungi ketua dan sejumlah anggota BPD Lokapaksa,” ungkap Kapolsektif Seririt, Ketut Naya.

Setelah mendapatkan jawaban BPD Lokapaksa bakal melakukan rapat pleno, warga Desa Lokapaksa akhirnya membubarkan diri dan menurut rencana, Sabtu (14/6) BPD Lokapaksa bersama sejumlah tokoh masyarakat akan menggelar pertemuan secara terbatas. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami