Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




TWN : Larangan Ekspor-Impor B3 Harga Mati

Nusa Dua

Rabu, 25 Juni 2008, 17:45 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Bagi Jaringan NGO Internasional Third World Network (TWN) menyerukan larangan ekspor-impor limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) merupakan harga mati. TWN menilai masalah daur ulang dengan teknologi mutakhir merupakan urusan kedua.

Peneliti TWN Hira Jathami dalam keteranganya di Nusa Dua, Rabu (25/6) menegaskan larangan ekspor-impor menjadi harga mati untuk disetujui dalam Konferensi Antar Bangsa Pengelolaan Limbah B3 karena pembahasannya sudah lama terkatung-katung, yaitu sejak 1995.

Hira menyebutkan pelarangan ekspor-impor menjadi sangat penting karena dalam proses pengangkutan dapat saja limbah B3 tersebut mencemari laut.

“Apapun bisa terjadi di laut, resiko itu tetap ada, jadi itu satu. Limbah beracun tidak boleh dibawa keluar masuk karena akan membawa resiko,” tegas Hira Jathami.

Hira Jathami mengingatkan jika deadlock dalam pembahasan larangan ekspor impor limbah B3 kembali terjadi, maka negara-negara yang selama ini menjadi tempat pembuangan limbah B3 harus membuat aturan nasional larangan impor limbah B3.

Berdasarkan analisis Jaringan LSM Internasional Thrid World Network jumlah produksi limbah B3 di dunia mencapai 800 ton pertahun. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami