Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
TWN : Larangan Ekspor-Impor B3 Harga Mati
Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bagi Jaringan NGO Internasional Third World Network (TWN) menyerukan larangan ekspor-impor limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) merupakan harga mati. TWN menilai masalah daur ulang dengan teknologi mutakhir merupakan urusan kedua.
Peneliti TWN Hira Jathami dalam keteranganya di Nusa Dua, Rabu (25/6) menegaskan larangan ekspor-impor menjadi harga mati untuk disetujui dalam Konferensi Antar Bangsa Pengelolaan Limbah B3 karena pembahasannya sudah lama terkatung-katung, yaitu sejak 1995.
Hira menyebutkan pelarangan ekspor-impor menjadi sangat penting karena dalam proses pengangkutan dapat saja limbah B3 tersebut mencemari laut.
“Apapun bisa terjadi di laut, resiko itu tetap ada, jadi itu satu. Limbah beracun tidak boleh dibawa keluar masuk karena akan membawa resiko,” tegas Hira Jathami.
Hira Jathami mengingatkan jika deadlock dalam pembahasan larangan ekspor impor limbah B3 kembali terjadi, maka negara-negara yang selama ini menjadi tempat pembuangan limbah B3 harus membuat aturan nasional larangan impor limbah B3.
Berdasarkan analisis Jaringan LSM Internasional Thrid World Network jumlah produksi limbah B3 di dunia mencapai 800 ton pertahun. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5201 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3432 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2205 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 933 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan