Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 April 2026
Petani Nekat Gantung Diri
Banjarasem
Sabtu, 5 Juli 2008,
14:44 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang petani di Dusun Kalanganyar, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Sabtu (5/7) ditemukan tewas dengan gantung diri setelah sebelumnya menenggak racun tanaman. Aksi nekat ini diduga akibat rasa frustasi korban karena penyakit kencing batunya tak kunjung sembuh.
Aksi nekat yang dilakukan Ketut Kawiasa (44) yang dikenal sangat sosial di kalangan warga di Desa Banjarasem, diduga akibat mengidap kecing bantu yang tidak bisa disembuhkan selama bertahun-tahun. Korban kemudian nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri di dalam kamar rumahnya.
“Korban ditemukan telah meninggal tergantung pada atap plafon kamar menggunakan sebuah kain untuk mengikat pinggang atau stagen. Sebelum korban gantung diri juga telah meminum racun tanaman yang biasa digunakan untuk menyemprot di sawah,†ungkap Kapolsektif Seririt, AKP Ketut Naya.
Korban yang tergantung lemas selanjutnya diperiksa secara medis, termasuk dilakukan olah lokasi peristiwa.
â€Secara medis murni bunuh diri dengan gantung diri dan meminum racun, tidak ada tanda-tanda keklerasan, sedangkan dari olah TKP kita hanya menemukan sisa cairan racun tanaman,†ujar Naya. (sas)
Aksi nekat yang dilakukan Ketut Kawiasa (44) yang dikenal sangat sosial di kalangan warga di Desa Banjarasem, diduga akibat mengidap kecing bantu yang tidak bisa disembuhkan selama bertahun-tahun. Korban kemudian nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri di dalam kamar rumahnya.
“Korban ditemukan telah meninggal tergantung pada atap plafon kamar menggunakan sebuah kain untuk mengikat pinggang atau stagen. Sebelum korban gantung diri juga telah meminum racun tanaman yang biasa digunakan untuk menyemprot di sawah,†ungkap Kapolsektif Seririt, AKP Ketut Naya.
Korban yang tergantung lemas selanjutnya diperiksa secara medis, termasuk dilakukan olah lokasi peristiwa.
â€Secara medis murni bunuh diri dengan gantung diri dan meminum racun, tidak ada tanda-tanda keklerasan, sedangkan dari olah TKP kita hanya menemukan sisa cairan racun tanaman,†ujar Naya. (sas)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3787 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1728 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026