Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Pasang Atap Villa, Rifai Tewas
Pemuteran
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang buruh bangunan akhirnya tewas dalam penangganan medis di Poliklinik Pemuteran Jumat (18/7). Ia tewas setelah terjatuh saat bekerja memasang atap bangunan villa.
Kecelakaan kerja ini berawal saat tangga bambu yang digunakan memanjat patah saat memasang atap seng pada sebuah bangunan Villa di Dusun Sendang Pasir, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak.
Rifai (40) buruh bangunan dari Desa Gayam, Sumenep, Madura terjatuh dengan kepala membentur beton dasar kolam renang. Akibatnya korban Rifai menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam penangganan medis di Poliklinik Pemuteran.
"Tewasnya korban diduga lantaran mengalami pendarahan yang sangat hebat pada hidung dan telinga serta adanya luka robek pada bagian kanan kepala. Upaya bantuan medis telah dilakukan, namun korban akhirnya meninggal dunia dalam perawatan," ungkap Kapolsektif Gerokgak, AKP. Nyoman Kartika.
Kartika menambahkan, musibah yang menimpa buruh bangunan dari Sumenep Madura tersebut murni akibat kelalaian saat bekerja, sebab tangga bambu yang digunakan tidak diperisa secara teliti.
"Ini akibat kelalaian dan tidak ada faktor lain,"tegas Kartika.
Walaupun penyebab tewasnya Rifai diduga kuat akibat kelalaian, Unit Reskrim Polsektif Gerokgak telah melakukan olah lokasi peristiwa termasuk melakukan visum terhadap tubuh korban. Hingga berita ini dionlinekan, polisi masih memeriksa sejumlah saksi mata. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 535 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 421 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 414 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik